Tampilkan postingan dengan label antariksa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label antariksa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 September 2011

10 Benda Angkasa Terbesar yang Pernah Menghantam Bumi Secara Mengerikan

Jagat Raya, tempat dimana semua kemisteriusan alam raya siap diungkap, dan sedikit cerita tentang keganasan alam raya yaitu ketika benda angkasa satu bertabrakan dengan benda angkasa lainnya, dan akan menjadi cerita yang mengerikan ketika benda2 tersebut memiliki ukuran yang sangat besar, bumi sendiri memiliki sejarah bagaimana rasanya dihantam benda2 angkasa yang tersesat lalu masuk ke orbit bumi.

Ada yang hancur karena tak mampu menembus atmosfer ada juga yang tegar lalu secara brutal memporakporandakan permukaan bumi. dari ribuan bahkan jutaan benda asing yang pernah jatuh ke bumi apasih.com akan merangkumnya menjadi 10 Benda Angkasa Terbesar yang Pernah Menghantam Bumi Secara Mengerikan.


10. BARRINGER, ARIZONA, AMERIKA SERIKAT


Biang Kerok:
  • Terjadi 49.000 tahun lalu
  • Asteroid berdiameter sekitar 45 Meter, berat +/- 300.000 ton
  • Menciptakan kekuatan 20 juta ton TNT saat Menabrak Permukaan
  • Menghasilkan kawah selebar 2km dengan kedalaman 175m
  • Ditemukan pertama kali oleh aniel Barringer pada tahun 1902


09. BOSUMTWI, GHANA


Biang Kerok:
  • Terjadi 1,3 Juta tahun yang lalu
  • Ukuran tidak diketahui
  • Kekuatan saat menabrak permukaan tidak diketahui
  • Menghasilkan kawah dengan diameter 10,6km dengan kedalaman 45m, saat ini kawah tersebut menjadi sebuah danau.


08.DEEP BAY, CANADA


Biang Kerok:
  • Terjadi pada 100 juta tahun yang lalu
  • Ukuran tidak diketahui
  • Kekuatan saat menabrak permukaan tidak diketahui
  • Menghasilkan kawah dengan diameter 13km dengan kedalaman 220m, saat ini kawah tersebut menjadi sebuah danau.


07. AOROUNGA, CHAD


Biang Kerok:
  • Terjadi pada 200 juta tahun yang lalu
  • Asteroid berdiameter sekitar 1 mil (1,6km)
  • Kekuatan saat menabrak permukaan tidak diketahui.


06. GOSSES BLUFF, AUSTRALIA


Biang Kerok:
  • Terjadi pada 142 juta tahun yang lalu
  • Asteroid berdiameter sekitar 22km
  • Kekuatan 22.000 megaton TNT saat menabrak permukaan.
  • Menghasilkan kawah dengan diameter 24 km dengan kedalaman 5000m.


05. MISTASTIN LAKE, CANADA


Biang Kerok:
  • Kapan Terjadi tidak diketahui
  • Ukuran tidak diketahui
  • Kekuatan saat menabrak permukaan tidak diketahui
  • Menghasilkan lubang mengaga dengan diameter 24 km.


04. CLEARWATER LAKES, CANADA


Biang Kerok:
  • Terjadi pada 290 juta tahun yang lalu
  • 2 Asteroid kembar berdiameter masing2 sekitar 32km dan 22km menabrak bumi secara bersamaan


03. KARA-KUL, TAJIKISTAN


Biang Kerok:
  • Terjadi pada 5 juta tahun yang lalu
  • Ukuran tidak diketahui
  • Kekuatan saat menabrak permukaan tidak diketahui
  • Menghasilkan kawan selebar 25km


02. MANICOUAGAN, KANADA


Biang Kerok:
  • Terjadi pada 212 juta tahun yang lalu
  • Asteroid berdiameter sekitar 5km
  • Kekuatan saat menabrak permukaan tidak diketahui
  • Menghasilkan kawah dengan diameter 100km.
Nah, sampai sana udah pada melongo belum... bagaimana mengerikannya jika ada benda angkasa berukuran raksasa mampir lagi ke bumi, daftar diatas belum selesai bro.. daaaan... ini dia yang terakhir... asteroid yang mengakhiri jaman Jurasic atau asteroid yang mengkiamatkan dinosaurus.. entah kita manusia sekarang apakah harus benci atau berterima kasih dengan asteroid ini karena menurut apasih.com jika masa jurasic tidak berakhir, bisa dibayangkan kita manusia saat ini bagaimana bisa hidup berdampingan dengan dinosaurus.. hahahaha... oke gak perlu banyak cingcong... langsung ke urutan PERTAMA!


01. CHICXULUB, MEXICO


Biang Kerok:
  • Terjadi pada 65 juta tahun yang lalu
  • Asteroid berdiameter sekitar 107km atau sebesar pulau Bali
  • Kekuatan 100 Teratons TNT saat menabrak permukaan.
  • Menghasilkan mega-stunami, gempa, semua gunung meletus secara bersamaan di seluruh permukaan bumi, seluruh mahluk yang hidup di darat dan udara saat itu tak satupun yang selamat jikapun ada mereka selanjutnya akan mati karena musim dingin nuklir selama 300.000 tahun, setelah efek tabrakan tersebut bumi meninggalkan bekas luka selebar 900km pada permukaan bumi (hanya bisa dilihat dari satelit)

Gmn? masih berani sombong? mau Tuhan kirim asteroid segede gaban kaya gitu lagi?

Kredit:
1 Mil = 1,6Km
1 Mega = 1000 Kilo
1 Tera = 1000 Mega
Read More >>

Senin, 05 September 2011

Planet HD85512b, Ini dia Planet Baru yang diklaim layak Huni

Setelah beberapa waktu lalu para ilmuan menemukan gugusan planet gliese 581c, 581d, 581e, 581f dan 581g sebagai planet yang pertama kali diperkirakan layak huni bagi mahluk hidup kini giliran para ilmuan dikejutkan dengan temua sebuah planet yang sementara di beri nama HD85512b.

Planet HD85512b sendiri mengorbit pada sebuah bintang katai orange dengan jarak 36 tahun cahaya dari tata surya di konstelasi Vela. planet ini ditemukan oleh European Southern Observatory di Cile dengan metode High Accuracy Radial Velocity Planet Searcher (HARPS).


Gambar hanya ilustrasi

Menurut data HARPS planet ini memiliki ukuran 3,6 kali lebih besar dari bumi, mengorbit pada posisi yang tidak terlalu jauh serta tidak terlalu dekat seperti halnya bumi dengan matahari, para ilmuan melanjutkan diperkirakan planet ini memiliki zat cair yang sangat banyak di atmosfer dan permukaan planet.

Dari penelitian lebih lanjut tentang planet inu juga diduga memiliki awan layaknya bumi dan mempunyai ketebalan atmosfer yang mencapai 60% yaitu angka ideal untuk sebuah planet agar dapat di tinggali. bumi sendiri memiliki 50% ketebalan atmosfer, serta yang mengembirakan dari planet ini adalah dugaan yang mengerah pada keberadaan nitrogen dan oksigen di atmosfer.

HD85512b merupakan planet batuan kedua yang memiliki kemiripan dengan Bumi setelah planet gliese 581g. faktor lain yang membuat HD85512b bisa dinyatakan sebagai planet layak huni dan bukan hanya klaim belaka. tak seperti klaim layak huni Gliese 581g yang masih menjadi kontrofersi, planet ini benar-benar mirip dengan bumi karena mengorbit hampir bulat sempurna, jadi perubahan iklim tidak akan mencolok di planet ini.

Informasi lain yang didapat dari planet ini adalah usia tata surya dari planet ini diperkirakan 5,6 milyar tahun, lebih tua dari galaxi bimasakti yang berumur 4,6 Milyar tahun.

Sayang seribu sayang, dengan kemampuan teknologi manusia sekarang ini hampir mustahil untuk mengunjungi planet ini. para ahli berkelakar jikapun manusia mampu sampai ke planet ini, kita akan dibebankan grafitasi 1,6 kali dari gravitasi di bumi walau ada oksigen kita juga akan merasa seperti mandi sauna, karena suhu planet ini rata2 antara -10 sampai 70 derajat celcius dengan kelembaban yang luar biasa
Read More >>

Sabtu, 03 September 2011

10 Misteri Besar Alam Semesta

10. Antimateri
sprite-6
Seperti sisi jahat Superman, Bizzaro, partikel (materi normal) juga mempunyai versi yang berlawanan dengan dirinya sendiri yang disebut antimateri. Sebagai contoh, sebuah elektron memiliki muatan negatif, namun antimaterinya positron memiliki muatan positif. Materi dan antimateri akan saling membinasakan ketika mereka bertabrakan dan massa mereka akan dikonversi ke dalam energi melalui persamaan Einstein E=mc2. Beberapa desain pesawat luar angkasa menggabungkan mesin antimateri.

9. Radiasi Kosmik Latarbelakang 
sprite-71
Radiasi ini disebut juga Cosmic Microwave Background (CMB) yang merupakan sisa radiasi yang terjadi saat Big Bang melahirkan alam semesta. Pertama kali dideteksi pada dekade 1960 sebagai noise radio yang nampak tersebar di seluruh penjuru alam semesta. CBM dianggap sebagai bukti terpenting dari kebenaran teori Big Bang. Pengukuran yang akurat oleh proyek WMAP menunjukkan bahwa temperatur CMB adalah -455 derajat Fahrenheit (-270 Celsius).

8. Ekstrasolar Planet (Exoplanet)
sprite-8
Hingga awal 1990an, kita hanya mengenal planet di tatasurya kita sendiri. Namun, saat ini astronom telah mengidentifikasi lebih dari 200 ekstrasolar planet yang berada di luar tata surya kita. Pencarian bumi kedua tampaknya belum berhasil hingga kini. Para astronom umumnya percaya bahwa dibutuhkan teknologi yang lebih baik untuk menemukan beberapa dunia seperti di bumi.

7. Neutrino

Neutrino merupakan partikel elementer yang tak bermassa dan tak bermuatan yang dapat menembus permukaan logam. Beberapa neutrino sedang menembus tubuhmu saat membaca tulisan ini. Partikel “phantom” ini diproduksi di dalam inti bintang dan ledakan supernova. Detektor diletakkan di bawah permukaan bumi, di bawah permukaan laut, atau ke dalam bongkahan besar es sebagai bagian dari IceCube, sebuah proyek khusus untuk mendeteksi keberadaan neutrino.

6. Mini Black Hole
sprite-10
Jika teori gravitasi “braneworld” yang baru dan radikal terbukti benar, maka ribuan mini black holes tersebar di tata surya kita, masing-masing berukuran sebesar inti atomik. Tidak seperti black hole pada umumnya, mini black hole ini merupakan sisa peninggalan Big Bang dan mempengaruhi ruang dan waktu dengan cara yang berbeda.

5. Energi Vakum
sprite-11
Fisika Kuantum menjelaskan kepada kita bahwa kebalikan dari penampakan, ruang kosong adalah gelembung buatan dari partikel subatomik “virtual” yang secara konstan diciptakan dan dihancurkan. Partikel-partikel yang menempati tiap sentimeter kubik ruang angkasa dengan energi tertentu, berdasarkan teori relativitas umum, memproduksi gaya antigravitasi yang membuat ruang angkasa semakin mengembang. Sampai sekarang tidak ada yang benar-benar tahu penyebab ekspansi alam semesta.

4. Gelombang Gravitasi (Gravity Waves)
sprite-12
Gelombang gravitasi merupakan distorsi struktur ruang-waktu yang diprediksi oleh teori relativitas umum Albert Einstein. Gelombangnya menjalar dalam kecepatan cahaya, tetapi cukup lemah sehingga para ilmuwan berharap dapat mendeteksinya hanya melalui kejadian kosmik kolosal, seperti bersatunya dua black hole seperti pada gambar di atas. LIGO dan LISA merupakan dua detektor yang didesain untuk mengamati gelombang yang sukar dipahami ini.

3. Materi Gelap (Dark Matter)
sprite-13
Para ilmuwan berpendapat bahwa materi gelap (dark matter) merupakan penyusun terbesar alam semesta, namun tidak dapat dilihat dan dideteksi secara langsung oleh teknologi saat ini. Kandidatnya bervariasi mulai dari neotrino berat hingga invisible black hole. Jika dark matter benar-benar ada, kita masih harus membutuhkan pengetahuan yang lebih baik tentang gravitasi untuk menjelaskan fenomena ini.

2. Quasar
sprite-14
Quasar tampak berkilau di tepian alam semesta yang dapat kita lihat. Benda ini melepaskan energi yang setara dengan energi ratusan galaksi yang digabungkan. Bisa jadi quasar merupakan black hole yang sangat besar sekali di dalam jantung galaksi jauh. Gambar ini adalah quasar 3C 273, yang dipotret pada 1979.

1.Tabrakan Antar Galaksi
sprite-15
Ternyata galaksi pun dapat saling “memakan” satu sama lain. Yang lebih mengejutkan adalah galaksi Andromeda sedang bergerak mendekati galaksi Bima Sakti kita. Gambar di atas merupakan simulasi tabrakan Andromeda dan galaksi kita , yang akan terjadi dalam waktu sekitar 3 milyar tahun.
Read More >>

Rabu, 13 Juli 2011

Inilah Perbedaan Antara Asteroid, Komet dan Meteorid

Menurut Near Earth Object Program NASA, asteroid merupakan benda berbatu yang ukurannya relatif kecil, tidak aktif, dan mengorbit Matahari.



Komet, juga berukuran relatif kecil namun kadang merupakan sebuah benda aktif yang menguapkan es yang ia miliki saat terkena sinar matahari dan membentuk atmosfir (coma) yang terdiri dari debu dan gas. Terkadang, karena komet bergerak cukup cepat, ia membentuk ekor yang terdiri dari debu dan atau gas.



Meteoroid sendiri merupakan partikel kecil yang terlepas dari komet ataupun asteroid. Dari ketiganya, asteroid merupakan benda yang paling menarik untuk dipelajari para ilmuwan.



Seperti diketahui, sampai sejauh ini, ilmuwan belum bisa memahami sepenuhnya bagaimana kehidupan awal terbuat dari zat organik yang tidak hidup, bisa tumbuh dan berkembang di Bumi. Dengan mempelajari asteroid, kita bisa mengetahui lebih banyak.

Dilansir Fox News, asteroid seperti 2 Pallas dan 10 Hygiea, yang diyakini pernah memiliki air, tampak memiliki senyawa organik (berbasis karbon) di dalamnya.

“Saat ini, asteroid tersebut memiliki komposisi kimia yang lebih primitif dibandingkan dengan Bumi. Kondisinya serupa dengan saat tata surya kita saat masih baru terbentuk,” kata Carol Raymond, Deputy Principal Investigator NASA.

“Dengan mempelajarinya, kita bisa mengetahui bagaimana kehidupan bisa muncul di planet ini,” ucapnya.

Raymond menyebutkan, ada beberapa kondisi yang menjadikan Bumi sangat kondusif bagi kehidupan di masa lalu. “Selain itu, ilmuwan berpendapat bahwa asteroid yang mendarat di Bumi pada zaman dahulu kala, telah memberikan materi pembentuk yang membantu memulai kehidupan di planet ini,” ucapnya.

source
Read More >>

Kamis, 30 Juni 2011

Foto-foto tentang Antariksa Terbaik versi AOL

Jagad raya, sebuah "mahakarya" sang Pencipta yang tak akan habis dibahas, bagaimana uniknya dan misteriusnya sebuah ruang yang amat luas yang menyimpan berbagai ilmu pengetahuan, galaxi, bintang, planet serta tingkah laku. kini kita liat sisi lain dari seni fotografi terbaik luar angkasa, setidaknya ini yang AOL katakan.





























pictures by acidcow.com
Read More >>

Selasa, 14 Juni 2011

Indonesia akan Saksikan Gerhana Bulan Total Terpanjang dalam Kurun Waktu 100 Tahun Terakhir, (Kamis Dini Hari)


picture by bbc.co.uk

Kamis (16/6) dini hari, gerhana Bulan total akan terjadi dan dapat disaksikan di Indonesia. Gerhana akan dimulai pada pukul 00.25 WIB dan berakhir pada pukul 05.59 WIB. Berdasarkan publikasi NASA, totalitas atau kondisi saat Bulan tak tampak sama sekali akan berlangsung selama 100 menit, dari pukul 02.22 WIB hingga pukul 04.02 WIB, termasuk salah satu gerhana terpanjang dalam waktu 100 Tahun terakhir.

Gerhana Bulan total kali ini bisa disaksikan di wilayah Eropa, Afrika, Amerika Selatan, Australia, dan Asia, termasuk Indonesia. Wilayah timur Afrika, Timur Tengah, Asia Tengah, dan barat Australia bisa menyaksikan keseluruhan tahap gerhana. Di Indonesia, wilayah yang keberuntungan yang sama adalah Sumatra, Jawa, Kalimantan, dan sebagian Nusa Tenggara.

Pengamat di Eropa akan kehilangan tahap awal gerhana sebab saat tahap itu terjadi sebelum Bulan terbit. Sementara pengamat di wilayah timur Asia, timur Australia, dan Selandia baru akan kehilangan tahap akhir gerhana karena pada tahap itu Bulan sudah tenggelam. Wilayah Amerika Utara kurang beruntung sebab tak bisa menyaksikan seluruh gerhana ini.

Durasi totalitas gerhana kali ini akan menjadi salah satu yang terpanjang dalam 100 tahun. Dalam publikasi Space.com, totalitas gerhana yang bisa menandingi terjadi pada pada 16 Juli 1935 selama 101 menit, 6 Juli 1982, dan 16 Juli 2000 selama 107 menit. Totalitas gerhana yang panjang berikutnya diperkirakan terjadi pada 27 Juli 2018 selama 106 menit.

sumber:
nationalgeographic.com
Read More >>

Rabu, 01 Juni 2011

WhiteHole, Fenomena Misterius Alam Semesta (Mungkinkah ini Kebalikan dari BlackHole?)

Anda pernah mendengar black hole? Ia merupakan sebuah celah gelap di ruang angkasa yang menghisap seluruh benda yang ada di sekelilingnya dan melemparnya ke ruang ketiadaan. Kini sejumlah ilmuwan menyebutkan bahwa pernah ada bukti akan adanya lawan dari black hole.

Kebalikan dari black hole, white hole atau lubang putih tidak menghisap benda di sekeliling namun memuntahkan material yang berasal dari tempat antah berantah ke alam semesta kita.

Alam semesta kita sendiri merupakan tempat yang aneh, dan lubang hitam merupakan salah satu hal yang paling aneh yang hadir di dalamnya. Namun secara matematik, lubang hitam harusnya bisa dibalikkan, artinya, ada sesuatu yang memuntahkan material, tidak menghisapnya.


ilustrasi whitehole

Dikutip dari Dvice, lubang putih beroperasi dengan modus yang berbeda dengan lubang hitam. Mereka mendadak muncul untuk masa waktu yang singkat. Mereka kemudian melontarkan sejumlah material ke alam semesta lalu mereka sendiri runtuh, membentuk lubang hitam dan kemudian tidak pernah tampak lagi.

Perilaku lubang putih seperti ini sangat sulit untuk diamati. Namun peneliti yakin bahwa mereka telah menemukan salah satu di antaranya.

Pada tahun 2005 lalu, sebuah tembakan sinar gamma berhasil terekam namun ia tidak hadir bersama dengan supernova yang umumnya memicu hadirnya lontaran sinar gamma tersebut. Ada kemungkinan, ia hadir akibat runtuhnya sebuah lubang putih.

Yang menarik seputar lubang putih adalah pembentukan material mereka serupa dengan apa yang disebut Big Bang, atau yang disebut-sebut merupakan fenomena terbentuknya seluruh alam semesta. Ini membuat white hole disebut juga sebagal ‘Small Bangs’.

White hole tidak memiliki koordinat ruang dan waktu yang pasti dan tidak bisa dideteksi sama sekali. Mereka bisa secara mendadak muncul kapan saja, di mana saja dan melakukan aktivitas mereka sebelum kembali menghilang.

Sejauh ini, keberadaan white hole memang masih bersifat dugaan. Akan tetapi, black hole juga hanya merupakan dugaan sampai keberadaannya benar-benar diketahui pada beberapa dekade terakhir. Dan seperti yang diucapkan oleh fisikawan Murray Gell-Mann, apapun yang tidak dilarang adalah wajib. Artinya, setidaknya dari sudut pandang mekanikal kuantum, lubang putih pasti ada di salah satu sudut alam semesta.

sumber:
teknologi.vivanews.com
Read More >>

Selasa, 31 Mei 2011

Olympus, Inilah Gunung Tertinggi dan Terbesar di Galaxi Kita (3 Kali Mount Everest)

Inilah Dia Gunung Terbesar di Tatasurya. Olympus Mons, adalah gunung terbesar di planet Mars yang juga merupakan gunung terbesar di tatasurya kita. Gunung Olympus Mons ini menjulang dengan tinggi hingga mencapai 27 km dan memiliki diameter 550 km. Di bagian kakinya, Olympus Mons dikelilingi oleh tebing terjal dengan ketinggian minimum 6 km. Di bagian puncaknya, gunung ini memiliki kawah berdiameter 85 km.

Olympus Mons1

Olympus Mons2

Olympus Mons bahkan lebih tinggi daripada tumpukan mount everest. Kita bisa menumpukkan tiga buah Mount Everest, suatu titik tertinggi di bumi ini, dan gunung olympus mons masih jauh lebih tinggi dari tumpukan mount everest.

perbandingan tinggi antara olympus mons dengan tinggi mount everest

Olympus Mons4

Gunung berdiameter terbesar di bumi adalah pegunungan Mauna Loa (Hawai) yang memiliki diameter sepanjang 120 km. Bandingkan dengan diameter Olympus Mons (550 km).
Read More >>

Minggu, 20 Maret 2011

Foto-foto Spektakuler dari Fenomena Supermoon

Supermoon adalah fenomena ketika Bulan tampak lebih besar dari biasanya akibat kedekatannya dengan Bumi. Bulan akan tampak 7 persen lebih besar dari biasanya. Supermoon sendiri bukanlah istilah dalam astronomi, melainkan dalam astrologi. Kalangan astrolog biasanya mengidentikkan supermoon dengan kekuatan jahat atau bencana. Seorang astrolog bernama Richard Nolle, misalnya, memperkirakan bahwa supermoon kali ini akan menimbulkan bencana gunung berapi dan badai.

Namun yang ditakutkan tidak terjadi, karena yang tampak hanyalah panorama bulan yang begitu menakjubkan seperti pada foto-foto berikut ini.

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com

http://hermawayne.blogspot.com


source
Read More >>