Tampilkan postingan dengan label bangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bangunan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Juli 2011

10 Jembatan Terpanjang Di Indonesia

Jembatan merupakan satu struktur yang dibuat untuk menyeberangi jurang atau rintangan seperti sungai, rel kereta api ataupun jalan raya. Ia dibangun untuk membolehkan laluan pejalan kaki, pemandu kenderaan atau kereta api di atas halangan itu. Di Indonesia jembatan merupakan sarana penting yang menjadi penghubung antar daerah khususnya di daerah yang banyak terdapat sungai, seperti Kalimantan Selatan contohnya yang terkenal dengan sebutan kota Seibu Sungai. Selain itu jembatan juga dapat menghubungkan satu pulau dengan yang lain.

Berikut 10 Jembatan Terpanjang yang ada di Indonesia

10. Jembatan Kutai Kartanegara (580 m)

Jembatan ini terletak di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Hal yang unik dari jembatan ini yaitu Jembatan ini dibangun mirip jembatan Golden Gate yang terletak di San Fransisco.


9. Jembatan Kahayan (640 m)

Jembatan ini terletak di Kalimantan Tengah. Panjang jembatan ini m640 m dan lebar 9 meter. Jembatan ini menghubungkan Kabupaten Barito Utara dengan Barito Selatan.


8. Jembatan Tengku Fisabilillah / Jembatan Barelang (642 m)

Jembatan ini terletak di Batam. Jembatan ini disebut juga Jembatan Barelang, yaitu kepanjangan dari Batam, Rempang, dan Galang. Nama lain dari jembatan ini yaitu Jembatan Habibie, karena beliau yang memprakarsai jembatan ini.


7. Jembatan Rumpiang (753 m)

Jembatan ini terletak di Banjarmasin dan menyeberangi sungai Barito. Jembatan ini menghubungkan Banjarmasin dengan Muarabahan. Jembatan ini menggunakan konstruksi baja melengkung di tengah-tengahnya.


6. Jembatan Mahulu (789 m)

Jembatan ini terletak di Samarinda dan melintasi sungai Mahakam. Jembatan ini menghubungkan Samarinda dengan Samarinda Seberang. Jembatan ini memiliki panjang 789 m dan lebar 11 m. Selain itu, ketinggian muka air sungai dengan jembatan ini mencapai 18 m.


5. Jembatan Barito (1082 m)

Jembatan ini terletak di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Jembatan ini memiliki panjang 1082 m dan lebar 10,37 m. Ketinggian muka air sungai dengan jembatan yaitu 15-18 meter.


4. Jembatan Ampera (1.117 m)

Jembatan ini terletak di Palembang, Sumatra Selatan. Jembatan ini menyebarangi Sungai Musi. Satu hal yang membanggakan namun disayangkan yaitu, jembatan ini mempunyai mekanisme mengangkat jembatan apabila terdapat kapal besar yang melintas di bawahnya, dan ini merupakan satu-satunya jembatan yang mempunyai mekanisme seperti itu. Namun, sekarang mekanisme tersebut sudah tidak dapat digunakan kembali.


3. Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah / Jembatan Siak (1.196 m)

Jembatan ini terletak di Ibukota Provinsi Riau. Jembatan ini memiliki panjang 1196 m dan panjang 16,95 m. Hal unik yang terdapat di jembatan ini yaitu di puncak tiang jembatan ini terdapat restoran. Di dalam restoran tersebut kita dapat melihat pemandangan kota Riau yang mempesona.


2. Jembatan Pasupati (2.147 m)

Jembatan ini terletak di kota Bandung. Jembatan yang menjadi ikon baru kota Bandung ini memiliki panjang 2147 m dan lebar 21,53 m. Jembatan ini dapat mengatasi kemacetan yang sering melanda daerah tersebut.


1. Jembatan Suramadu (5.438 m)

Jembatan terpanjang di Indonesia yaitu Jembatan Suramadu. Jembatan yang menghubungkan pulau Jawa dengan Pulau Madura ini memiliki panjang 5.483 m dan lebar sekitar 30 m Jembatan ini menjadi jembartan terpanjang nomor 3 di Asia Tenggara.


Selain 10 jembatan tersebut rencananya Indonesia akan membangun satu lagi jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Sumatra. Jembatan rencananya akan berada pada 70 meter di atas permukaan laut, dan melewati tiga pulau-pulau kecil di selat itu, yaitu Pulau Prajurit, Ular, dan Sangiang. Ini merupakan jembatan dengan panjang 29 kilometer yang akan menjadi jembatan terpanjang di dunia.





Rencananya, pembangunan jembatan ini akan menghabiskan dana Rp 100 triliun dan Rp 500 miliar per tahun untuk operasional jembatan itu. serta jembatan ini akan dilengkapi dengan rel kereta yang membentang di sepanjang jembantan.Bila tak ada halangan jembatan ini akan dibangun pada tahun 2012 dan selesai tahun 2025.

source
Read More >>

Rabu, 13 Juli 2011

5 Stadion Sepakbola Terbaik di Indonesia Versi Apasih.com

1. Stadion Nasional Riau
Kota : Pekanbaru, Riau
Dibangun : Tahun 2009
Kapasitas : 43.923 kursi.



Baru dibangun tahun 2009 tetapi sudah terlihat bahwa stadion ini akan menjadi salah satu stadion terbesar di Indonesia.Memimiliki tingkat di seluruh tribunnya dan juga menggunakan papan skor digital.Di desain secara modern,rencananya stadion ini akan dibangun dengan atap transparan anti panas sehingga walau transparan penonton tidak akan merasakan teriknya matahari.Merupakan salah satu stadion di Indonesia yang mempunyai atap lingkar menutupi seluruh tribun.


2. Stadion Gelora Bung Tomo
Kota : Surabaya, Jawa Timur
Dibangun : Tahun 2008
Kapasitas : 55.000 kursi.







Terlihat sangat megah! Stadion ini memiliki kapasitas penonton yang sangat besar,bahkan lebih besar dari stadion Palaran.Eksterior stadion ini pun cukup mengesankan.Tidak diketahui juga klub mana yang bakal bermarkas di stadion ini.


3. Stadion Jakabaring
Kota : Palembang, Sumatera Selatan
Dibangun : Tahun 2001
Kapasitas : 40.000 kursi





Tempat digelarnya perebutan tempat ketiga piala Asia 2007 antara Jepang vs Korsel.Terdapat score board digital ukuran besar dan memiliki tribun bertingkat di sisi timur dan barat.Rumput yang digunakan juga memenuhi standar sehingga arah bola tidak sulit ditebak oleh pemain.


4. Stadion Kudunga
Kota : Tenggarong, Kalimantan Timur
Dibangun : Tahun 2007
Kapasitas : 35.000 kursi.





Memiliki desain yang luar biasa.Hanya saja tidak dibuat tribun di sisi selatan dan utara stadion.Memimiliki lintasan lari berwarna biru di sekitar lapangan,stadion ini dimiliki oleh salah satu klub ISL yang baru saja promosi,Mitra Kukar.


Dan yang Terbaik Versi Apasih.com Adalah....


5. Stadion Palaran
Kota : Samarinda, Kalimantan Timur
Dibangun : Tahun 2005
Kapasitas : 50.000 kursi.







Satu - satunya stadion di Indonesia yang menggunakan individual seat di semua tribunnya.Terdapat big screen di stadion ini.Sayang tidak ada satu pun klub yang bermarkas di stadion tersebut seolah stadion ini dibangun hanya untuk merayakan PON di Kalimantan Timur,lalu diterbeng kalaikan begitu saja.Andai saja mengikuti langkah PT.Sriwijaya Optimis Mandiri yang membeli Persijatim lalu berganti nama menjadi Sriwijaya FC dan di tempatkan di stadion Jakabaring setelah menggelar PON pada tahun 2004.
Read More >>

Minggu, 26 Juni 2011

Proses Pembuatan dan Kisah Keberanian Para Pekerja Jalan Shifou Mountain

Bisa jadi inilah pekerjaan yang paling berbahaya di dunia, pekerja bangunan yang mendapat proyek extrem, membuat jalan di sekitar tebing Shifou Mountain. Bagaimana tidak, Para pekerja itu harus membuat jalan beton di tebing Shifou Mountain yang terletak di Hunan Province hanya dengan alat-alat sederhana, penyangga tubuh mereka pun hanya kayu yang diikat dan disatukan satu sama lain.

Untuk mengetahui betapa besar nyali mereka, saya akan perlihatkan beberapa kegiatan extrem mereka dalam mabuat jalan di Shifou Mountain.























sumber:
sekedar-tahu
Read More >>

Kamis, 23 Juni 2011

8 Tempat Ibadah Paling Menakjubkan di Dunia

1. The Paya Shwezigon


The Paya Shwezigon (pagoda, stupa atau Zedi), dibangun pada masa pemerintahan Raja Anawrahta (1044-1077) dan merupakan salah satu daerah Bagan, dan Myanmar, struktur agama yang paling signifikan. Terletak empat kilometer timur laut Old Bagan, ia sebagai prototipe untuk banyak stupa, yang kemudian dibangun di seluruh Myanmar. The Shwezigon juga merupakan pusat utama ibadah nasional.

Peziarah datang dari banyak wilayah di Myanmar untuk festival yang dilaksanakan selama bulan Burma dari Nadaw (November / Desember) baik karena karakter bersejarah dan karena signifikansi agama untuk Burma Buddhisme. Sedangkan Shwezigon adalah salah satu simbol awal kemenangan dari 'dimurnikan' Buddhisme Theravada, itu juga pagoda pertama yang memungkinkan 'melihat' foto - roh pra-Buddha yang memiliki kekuatan untuk berbuat baik atau jahat-didalam tembok kuil tersebut.

2. Kuil Murudeshwara


Kuil Murudeshwara, didedikasikan untuk Dewa Shiva, terletak di kota pantai suci di Taluk Bhatkal Kabupaten Utara Kanada di negara bagian Karnataka, India. Patung Sihivaa di sini adalah patung yang tertinggi di dunia, 123 kaki (37 m), perlu waktu sekitar 2 tahun untuk bangunan yang terletak di pantai Laut Arab ini.


3. La Sagrada Famili


La Sagrada Familia adalah salah satu karya Gaudi yang paling terkenal di Barcelona. Ini sebuah kuil raksasa yang telah dibangun sejak 1882 dan itu tidak diharapkan akan selesai antara 30 hingga 80 tahun kedepan. Banyak kontroversi seputar pembangunan Sagrada Familia.

Gaudi memainkan peran aktif dalam mengarahkan pembangunan Sagrada Familia sampai kematiannya pada tahun 1926. Dia sering meminta para pekerja untuk memodifikasi dan menyesuaikan sampai persis apa yang ada dalam pikirannya. Namun saat ini, karena sifat dari desain yang telah ada, karyanya sebagian terbuka untuk pembelajaran.


4. Akshardham


Akshardham adalah kompleks candi Hindu di Delhi, India. candi ini Juga disebut sebagai Delhi Akshardham atau Swaminarayan Akshardham, lingkungan disini menampilkan kompleks tradisional India, budaya Hindu, spiritualitas, dan arsitektur. Bangunan ini terinspirasi dan dimoderatori oleh Pramukh Swami Maharaj, pemimpin spiritual dari Bochasanwasi Shri Akshar Purushottam Swaminarayan Sanstha, ada sekitar 3.000 relawan yang membantu membangun serta 7.000 pengrajin Akshardham.


5. Baha'i


Baha'i Rumah Ibadah di Delhi, India, dikenal sebagai Kuil Lotus karena bentuknya seperti bunga Lotus, Baha'i adalah Rumah Ibadah dan juga merupakan daya tarik utama di Delhi. bangunan ini selesai pada tahun 1986 dan berfungsi sebagai pusat ibadah di India. kuil ini telah memenangkan banyak penghargaan arsitektur dan telah ditampilkan dalam ratusan artikel koran dan majalah.


6. Masjid Faisal


Masjid Faisal di Islamabad merupakan masjid terbesar di Pakistan dan Asia Selatan serta salah satu mesjid yang terbesar di dunia. Ini adalah masjid terbesar di dunia 1986-1993 ketika dikalahkan dalam ukuran oleh penyelesaian Masjid Hassan II di Casablanca, Morocco.

Subsequent perluasan dari Masjid Al-Haram (Masjid Agung) dari Mekah dan Al-Masjid al-Nabawi (Masjid Nabi) di Madinah, Arab Saudi selama tahun 1990-an diserahkan Faisal Masjid untuk tempat keempat dalam hal size.Faisal Masjid dikenal juga sebagai Masjid Nasional Pakistan. masjid Ini memiliki luas tertutup 5.000 m2 (54.000 kaki persegi) dan memiliki kapasitas untuk menampung sekitar 300.000 jamaah (100.000 dalam doa halaman utama aula, dan portico dan 200.000 lainnya di lahan sebelah nya).


7. The Hassan II


The Hassan II Masjid yang terletak di Casablanca merupakan masjid terbesar di Maroko dan masjid terbesar kelima di dunia. Dirancang oleh arsitek Perancis Michel Pinseau dan dibangun oleh Bouygues. masjid ini berdiri di sebuah tanjung yang memandang ke Atlantik, yang dapat dilihat melalui lantai kaca raksasa dengan ruang untuk 25.000 jamaah. serta 80.000 jamaah lainnya dapat ditampung di dasar yang berdampingan dengan masjid,untuk total 105.000 jamaah hadir pada waktu tertentu di masjid Hassan II. masjid ini memiliki menara masjid yang tertinggi di dunia setinggi 210 m (689 kaki).


8. St Basil's Cathedral


St Basil's Cathedral pada Red Square adalah tempat wisata paling terkenal Moskow, digagas oleh Ivan the Terrible dan dibangun di tepi Lapangan Merah antara 1555 dan 1561. Legenda mengatakan bahwa pada saat penyelesaian gereja tersebut. kaisar memerintahkan arsitek, Postnik Yakovlev, untuk membuta-kan matanya, agar mencegah dia menciptakan kuil lagi yang dapat menyaingi keindahannya gereja tersebut.

(setelah membutakan matanya,Ia langsung pergi untuk membangun gereja ditempat lain,yaitu di Vladimir meskipun tanpa menggunakan matanya) St Basil's katedral ini dibangun untuk memperingati keberhasilan kampanye militer Ivan the Terrible melawan Mongol Tartar pada 1552 di kota yang terkepung dari Kazan.
Read More >>

Sabtu, 11 Juni 2011

Ini Dia 5 Gondola/Kereta Gantung Paling Ekstrim di Dunia

Gondola atau kereta gantung merupakan alat transportasi yang sering digunakan para turis untuk menikmati pemandangan. Namun, gondola atau kereta gantung yang kami bahas ini cukup ekstrim, sehingga akan memacu adrenalin Anda. Seperti apa ?

Masada Cableway, Israel

Masada Cableway adalah sebuah gondola atau kereta gantung yang terletak di benteng kuno Masada, Israel. Jika dilihat dari atas bukit, seolah-olah Masada Cableway yang Anda tumpangi berada di kawasan gurun yang sangat gersang dan panas.

Untuk menghindari musibah, jalur Masada Cableway hanya dibuat setinggi 257 meter dan mampu melaju naik hingga 33 meter ke atas puncak perbukitan yang merupakan tujuan akhir dari perjalanan Anda. Jalur gondola Israel ini dijadikan sebagai jalur gondola terendah yang ada di dunia.

Masada Cableway dibangun pada 1971 oleh perusahaan Swiss Brndle Karl sepanjang 900 meter. Pada 1998, Masada Cableway mendapat sentuhan kembali dari perusahaan kereta Von Roll yang menambahkan satu tali kabel lagi sebagai arus hulu-hilir gondola.


Sugarloaf Mountain, Brasil

Di area pegunungan Sugarloaf, Rio de Janeiro ini, Anda bisa menggunakan transportasi gondola buatan Italia sepanjang 1400 meter mulai dari Cara de Cao menuju puncak Pao de Acucar selama 20 menit perjalanan.

Jalur gondola ini termasuk ekstrim lantaran berada di ketinggian 396 meter atau 1.299 kaki di atas bukit pegunungan dan semenanjung yang menjorok ke arah Samudra Atlantik.

Selain ekstrim, gondola berumur 98 tahun (dibangun 1912) ini mampu menampung penumpang sebanyak 65 orang sekaligus.

Jika Anda melakukan satu kali perjalanan, maka akan dikenakan biaya sebesar US$ 11 (Rp102 ribu) atau US $ 22 (Rp204 ribu) untuk perjalanan kembali menuju Pao de Acucar. Pelayanan ini hanya dibuka pada pukul 8 pagi hingga 8 malam waktu setempat.


Klein Matterhorn, Alpen

Klein Matterhorn (Matterhorn Glacier Paradise) adalah nama gondola di pegunungan Alpen yang merupakan tertinggi di Eropa. Puncak pegunungan Alpen berada pada ketinggian 3883 meter, sedangkan terminal gondola Matterhorn berada di ketinggian 3820 meter.

Selama perjalanan, rata-rata ketinggian arus gondola bisa mencapai 88 meter atau 289 kaki di atas permukaan laut. Untuk mendaki puncak, di setiap stasiun pegunungan Alpen terdapat lift yang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.

Di area gondola ini, para penumpang bisa menikmati beberapa panorama cantik, seperti pegunungan es di musim salju, para pemain ski dan sebuah terowongan seram di dekat gunung.

Pegunungan Alpen adalah nama pegunungan besar di Eropa yang memiliki area cukup panjang. Mulai dari Austria, Italia, Swiss, Liechtenstein, Jerman, Prancis hingga Slovenia. Adapun gunung tertinggi Alpen yang bernama Monta Blanc (4.808) di perbatasan Prancis dan Italia.


Langkawi Cable Car, Malaysia

Di desa kecil Pulau Langkawi, atau lebih tepatnya di dekat Pantai Kok, Malaysia juga terdapat area gondola yang bernama Langkawi cable car. Perjalanan dari desa kecil menuju area cable car hanya sekitar 600 meter dengan kendaraan khusus yang mampu membawa Anda menuju ke area perbukitan Langkawi.

Jalur Langkawi cable car cukup menegangkan dimana lintasannya melewati kawasan Gunung Mat Cincang yang merupakan puncak tertinggi kedua di Langkawi.

Bagi Anda yang ingin segera ke sana, berkunjunglah ke Jalan Telaga Tujuh Teluk Burau, Langkawi, Kedah, Malaysia pada jam operasional, 10 pagi hingga 8 malam waktu setempat.


Ngong Ping 360, Hong Kong

Ngong Ping 360 adalah nama gondolia Hong Kong yang dijadikan sebagai area wisata di kawasan Pulau Lantau. Sebelumnya gondola Hong Kong ini diberinama Ngong Ping 360 Skyrail dan Ngong Ping Village, namun nama itu diubah Ngong Ping 360 pada April 2005.

Kabin gondola Ngong Ping ini terdiri dari 2 jenis, yaitu berkabin standar dan lainnya berkabin kristal.

Ngong Ping 360 berfungsi sebagai sarana transportasi yang menghubungkan wilayah Tung Chung dengan Ngong Ping di atas perbukitan serta pusat Kota Hong Kong.

Di area perbukitan Ngong Ping, para wisatawan bisa menemukan sebuah danau cantik, kuil Budha Po Lin dan Tian Tan. Untuk sampai di stasiun Ngong Ping 360, dibutuhkan akses transportasi bus yang melaju ke arah sana.
Read More >>

Rabu, 01 Juni 2011

Penjelasan Ilmiah Tentang Misteri Pembangunan Borobudur



Candi Borobudur adalah candi terbesar peninggalan Abad ke 9. Candi ini terlihat begitu impresif dan kokoh sehingga terkenal seantero dunia. Peninggalan sejarah yang bernilai tinggi ini sempat menjadi salah satu dari tujuh keajaiban dunia.

Namun tahukah Anda bahwa seperti halnya pada bangunan purbakala yang lain, Candi Borobudur tak luput dari misteri mengenai cara pembuatannya? Misteri ini banyak melahirkan pendapat yang spekulatif hingga kontroversi. Dengan beberapa catatan dan referensi yang terbatas, saya coba menganalisis dan sedikit menguak tabir misteri pembuatan candi ini yang ternyata tidak perlu di-misteri-kan!

Desain Candi

Candi Borobudur memiliki struktur dasar punden berundak, dengan enam pelataran berbentuk bujur sangkar, tiga pelataran berbentuk bundar melingkar dan sebuah stupa utama sebagai puncaknya. Selain itu tersebar di semua pelatarannya beberapa stupa. Candi Borobudur didirikan di atas sebuah bukit atau deretan bukit-bukit kecil yang memanjang dengan arah Barat-Barat Daya dan Timur-Tenggara dengan ukuran panjang ± 123 m, lebar ± 123 m dan tinggi ± 34.5 m diukur dari permukaan tanah datar di sekitarnya dengan puncak bukit yang rata.



Candi Borobudur juga terlihat cukup kompleks dilihat dari bagian-bagian yang dibangun. Terdiri dari 10 tingkat dimana tingkat 1-6 berbentuk persegi dan sisanya bundar. Dinding candi dipenuhi oleh gambar relief sebanyak 1460 panel. Terdapat 504 arca yang melengkapi candi.

Material Penyusun Candi
Inti tanah yang berfungsi sebagai tanah dasar atau tanah pondasi Candi Borobudur dibagi menjadi 2, yaitu tanah urug dan tanah asli pembentuk bukit. Tanah urug adalah tanah yang sengaja dibuat untuk tujuan pembangunan Candi Borobudur, disesuaikan dengan bentuk bangunan candi.

Menurut Sampurno Tanah ini ditambahkan di atas tanah asli sebagai pengisi dan pembentuk morfologi bangunan candi. Tanah urug ini sudah dibuat oleh pendiri Candi Borobudur, bukan merupakan hasil pekerjaan restorasi. Ketebalan tanah urug ini tidak seragam walaupun terletak pada lantai yang sama, yaitu antara 0,5-8,5 m.



Batuan penyusun Candi Borobudur berjenis andesit dengan porositas yang tinggi, kadar porinya sekitar 32%-46%, dan antara lubang pori satu dengan yang lain tidak berhubungan. Kuat tekannya tergolong rendah jika dibandingkan dengan kuat tekan batuan sejenis. Dari hasil penelitian Sampurno (1969), diperoleh kuat tekan minimum sebesar 111 kg/cm2 dan kuat tekan maksimum sebesar 281 kg/cm2. Berat volume batuan antara 1,6-2 t/m3.

Misteri Cara Membangun Candi
Data mengenai candi ini baik dari sisi design, sejarah, dan falsafah bangunan begitu banyak tersedia. Banyak ahli sejarah dan bangunan purbakala menulis mengenai keistimewaan candi ini.

Hasil penelusuran data baik di buku maupun internet, tidak ada satupun yang sedikit mengungkapkan mengenai misteri cara pembangunan candi. Satu-satunya informasi adalah tulisan mengenai sosok Edward Leedskalnin yang aneh dan misterius. Dia mengatakan “Saya telah menemukan rahasia-rahasia piramida dan bagaimana cara orang Mesir purba, Peru, Yucatan dan Asia (Candi Borobudur) mengangkat batu yang beratnya berton-ton hanya dengan peralatan yang primitif.”

Edward adalah orang yang membangun Coral Castle yang terkenal. Beberapa orang lalu memperkirakan bagaimana cara kerja dia untuk mengungkap misteri tentang pengetahuan dia bagaimana bangunan purba dibangun.

Berikut pendapat beberapa orang dan ahli mengenai cara Edward membangun Coral Castle:

  1. Ada yang mengatakan bahwa ia mungkin telah berhasil menemukan rahasia para arsitek masa purba yang membangun monumen seperti piramida dan Stonehenge.
  2. Ada yang mengatakan mungkin Edward menggunakan semacam peralatan anti gravitasi untuk membangun Coral Castle.
  3. David Hatcher Childress, penulis buku Anty Gravity and The World Grid, memiliki teori yang menarik. Menurutnya wilayah Florida Selatan yang menjadi lokasi Coral Castle memiliki diamagnetik kuat yang bisa membuat sebuah objek melayang. Apalagi wilayah Florida selatan masih dianggap sebagai bagian dari segitiga bermuda. David percaya bahwa Edward Leedskalnin menggunakan prinsip diamagnetik jaring bumi yang memampukannya mengangkat batu besar dengan menggunakan pusat massa. David juga merujuk pada buku catatan Edward yang ditemukan yang memang menunjukkan adanya skema-skema magnetik dan eksperimen listrik di dalamnya. Walaupun pernyataan David berbau sains, namun prinsip-prinsip esoterik masih terlihat jelas di dalamnya.
  4. Penulis lain bernama Ray Stoner juga mendukung teori ini. Ia bahkan percaya kalau Edward memindahkan Coral Castle ke Homestead karena ia menyadari adanya kesalahan perhitungan matematika dalam penentuan lokasi Coral Castle. Jadi ia memindahkannya ke wilayah yang memiliki keuntungan dalam segi kekuatan magnetik.

Akhirnya didapat foto yang berhasil diambil pada waktu Edward mengerjakan Coral Castle menunjukkan bahwa ia menggunakan cara yang sama yang digunakan oleh para pekerja modern, yaitu menggunakan prinsip yang disebut block and tackle.

Beda Coral Castle beda pula Candi Borobudur. Coral Castle masih menungkinkan menggunakan Block dan Tackle. Untuk Candi Borobudur rasanya block dan tackle pun masih belum ada. Lalu bagaimana sebenarnya cara membuat Candi ini?. Misteri yang belum terungkap berdasarkan informasi di atas. Saya coba mulai berfikir ulang terlepas dari misteri dengan mencoba menganalisis data-data yang ada.

Ada beberapa aspek yang diperhatikan sebelum memperkirakan bagaimana candi ini dibangun, yaitu:

  1. Bentuk bangunan. Candi ini berbentuk tapak persegi ukuran panjang ± 123 m, lebar ± 123 m dan tinggi ± 42 m. Luas 15.129 m2.
  2. Volume material utama. Material utama candi ini adalah batuan andesit berporositas tinggi dengan berat jenis 1,6-2,0 t/m3. Diperkirakan terdapat 55.000 m3 batu pembentuk candi atau sekitar 2 juta batuan dengan ukuran batuan berkisar 25 x 10 x 15 cm. Berat per potongan batu sekitar 7,5 – 10 kg.
  3. Konstruksi bangunan. Candi borobudur merupakan tumpukan batu yang diletakkan di atas gundukan tanah sebagai intinya, sehingga bukan merupakan tumpukan batuan yang masif. Inti tanah juga sengaja dibuat berundak-undak dan bagian atasnya diratakan untuk meletakkan batuan candi.
  4. Setiap batu disambung tanpa menggunakan semen atau perekat. Batu-batu ini hanya disambung berdasarkan pola dan ditumpuk.
  5. Semua batu tersebut diambil dari sungai di sekitar candi borobudur.
  6. Candi borobudur merupakan bangunan yang kompleks dilihat dari bagian-bagian yang dibangun. Terdiri dari 10 tingkat dimana tingkat 1-6 berbentuk persegi dan sisanya bundar. Dinding candi dipenuhi oleh gambar relief sebanyak 1460 panel. Terdapat 505 arca yang melengkapi candi.
  7. Teknologi yang tersedia. Pada saat itu belum ada teknologi angkat dan pemindahan material berat yang memadai. Diperkirakan menggunakan metode mekanik sederhana.
  8. Perkiraan jangka waktu pelaksanaan. Tidak ada informasi yang akurat. Namun beberapa sumber menyebutkan bahwa candi borobudur dibangun mulai 824 m – 847 m. Ada referensi lain yang menyebut bahwa candi dibangun dari 750 m hingga 842 m atau 92 tahun.
  9. Pembangunan candi dilakukan bertahap. Pada awalnya dibangun tata susun bertingkat. Sepertinya dirancang sebagai piramida berundak. Tetapi kemudian diubah. Sebagai bukti ada tata susun yang dibongkar. Tahap kedua, pondasi borobudur diperlebar, ditambah dengan dua undak persegi dan satu undak lingkaran yang langsung diberikan stupa induk besar. Tahap ketiga, undak atas lingkaran dengan stupa induk besar dibongkar dan dihilangkan dan diganti tiga undak lingkaran. Stupa-stupa dibangun pada puncak undak-undak ini dengan satu stupa besar di tengahnya.tahap keempat, ada perubahan kecil, yakni pembuatan relief perubahan pada tangga dan pembuatan lengkung di atas pintu.
  10. Suatu hal yang unik, bahwa candi ini ternyata memiliki arsitektur dengan format menarik atau terstruktur secara matematika. Setiap bagain kaki, badan dan kepala candi selalu memiliki perbandingan 4:6:9. Penempatan-penempatan stupanya juga memiliki makna tersendiri, ditambah lagi adanya bagian relief yang diperkirakan berkatian dengan astronomi menjadikan borobudur memang merupakan bukti sejarah yang menarik untuk di amati.
  11. Jumlah stupa di tingkat arupadhatu (stupa puncak tidak di hitung) adalah: 32, 24, 26 yang memiliki perbandingan yang teratur, yaitu 4:3:2, dan semuanya habis dibagi 8. Ukuran tinggi stupa di tiga tingkat tsb. Adalah: 1,9m; 1,8m; masing-masing bebeda 10 cm. Begitu juga diameter dari stupa-stupa tersebut, mempunyai ukuran tepat sama pula dengan tingginya : 1,9m; 1,8m; 1,7m.
  12. Beberapa bilangan di borobudur, bila dijumlahkan angka-angkanya akan berakhir menjadi angka 1 kembali. Diduga bahwa itu memang dibuat demikian yang dapat ditafsirkan : Angka 1 melambangkan ke-esaan sang adhi buddha. Jumlah tingkatan borobudur adalah 10, angka-angka dalam 10 bila dijumlahkan hasilnya : 1 + 0 = 1. Jumlah stupa di arupadhatu yang didalamnya ada patung-patungnya ada : 32 + 24 + 16 + 1 = 73, angka 73 bila dijumlahkan hasilnya: 10 dan seperti diatas 1 + 0 = 10. Jumlah patung-patung di borobudur seluruhnya ada 505 buah. Bila angka-angka didalamnya dijumlahkan, hasilnya 5 + 0 + 5 = 10 dan juga seperti diatas 1 + 0 = 1.


melihat data-data di atas, tentunya masih bersifat perkiraan, saya mencoba memberikan beberapa analisa yang mudah-mudahan dapat dikomentari sebagai usaha kita menguak misteri yang ada sebagai berikut:

1. dari data yang ada disebutkan bahwa ukuran batu candi adalah sekitar 25 x 10 x 15 cm dengan berat jenis batu adalah 1,6 – 2 ton/m3, ini berarti berat per potongan batu hanya sekitar maksimum 7.5 kg (untuk berat jenis 2 t/m3). Potongan batu ternyata sangat ringan. Untuk batuan seberat itu, rasanya tidak perlu teknologi apapun. Masalah yang mungkin muncul adalah medan miring yang harus ditempuh.

Medan miring secara fisika membuat beban seolah-olah menjadi lebih berat. Hal ini karena penguraian gaya menyebabkan ada beban horizontal sejajar kemiringan yang harus dipikul. Namun dengan melihat kenyataan bahwa berat per potongan batu adalah hanya 7.5 kg, rasanya masalah medan miring yang beundak-undak tidak perlu dipermasalahkan. Kesimpulannya adalah proses pengangkutan potongan batu dapat dilakukan dengan mudah dan tidak perlu teknologi apapun.

2. sumber material batu diambil dari sungai sekitar candi. Hal ini berarti jarak antara quarry dan site sangat dekat. Walaupun jumlahnya mencapai 2.000.000 potongan, namun ringannya material tiap potong batu dan dekatnya jarak angkut, hal ini berarti proses pengangkutan pun dapat dilakukan dengan mudah tanpa perlu teknologi tertentu.

3. candi dibangun dalam jangka waktu yang cukup lama. Ada yang mengatakan 23 tahun ada juga yang mengatakan 92 tahun. Jika berasumsi paling cepat 23 tahun. Mari kita berhitung soal produktifitas pemasangan batu. Jika persiapan lahan dan material awal adalah 2 tahun, maka masa pemasangan batu adalah 21 tahun atau 7665 hari.

Terdapat 2 juta potong batu. Produktifitas pemasangan batu adalah 2000000/7665 = 261 batu/hari. Produktifitas ini rasanya sangat kecil. Tidak perlu cara apapun untuk menghasilkan produktifitas yang kecil tersebut. Apalagi menggunakan data durasi pelaksanaan yang lebih lama.

4. lamanya proses pembuatan candi dapat disebabkan ada perubahan-perubahan design yang dilakukan selama pelaksanaannya. Hal ini mungkin dikeranakan adanya pergantian penguasa (raja) selama proses pembangunan candi.

5. borobudur dilihat secara fisik begitu impresif. Memiliki 10 lantai dengan bentuk persegi dan lingkaran. Memiliki relief sepanjang dinding dan arca dalam jumlah yang banyak. Candi ini begitu memperhatikan falsafah yang terkandung dalam ukuran-ukurannya. Hal ini membuktikan bahwa candi dibangun dengan konsep design yang cukup baik.



6. candi borobudur adalah candi terbesar. Candi borobudur juga terlihat kompleks dilihat dari design arsitekturalnya terdiri dari 10 tingkat dimana tingkat 1-6 berbentuk persegi dan sisanya bundar. Dinding candi dipenuhi oleh gambar relief sebanyak 1460 panel. Terdapat 504 arca yang melengkapi candi.

Ini jelas bukan pekerjaan design dan pelaksanaan yang gampang. Kesimpulannya candi borobudur yang bernilai dari sisi design baik teknik sipil maupun seni arsitektur membutuhkan perencanaan dan pengelolaan yang matang dari aspek design maupun cara pelaksanaannya. Saya berkesimpulan candi ini dibangun dengan manajemen proyek yang sudah cukup baik.



KESIMPULAN
kesimpulan-kesimpulan di atas akhirnya membawa saya pada suatu kesimpulan umum bahwa candi borobudur berbeda dengan bangunan pubakala lainnya yang dipenuhi misteri dan mistis. Candi ini lebih dapat dijelaskan dengan konsep fisika sederhana. Cara membangun candi ini bukanlah suatu hal yang dianggap misteri apalagi mistis.

Candi ini lebih bernilai dan terkenal bukan pada misteri-misteri yang berserakan, tapi candi ini memiliki nilai design aristektur dan teknik sipil serta kemampuan manajemen proyek yang tinggi yang menunjukkan kemajuan pemikiran para pendahulu bangsa kita. Kita patut bangga!!!
source
Read More >>