Tampilkan postingan dengan label kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kriminal. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Agustus 2011

Beginilah Jika Para Pelaku Kriminal Difoto Oleh Polisi

Pelaku kriminal, memang benar-benar merepotkan bagi polisi, bagaimana mereka membuat kita semua orang menjadi ketakutan, namun bagaimanapun jahatnya pelaku tindak kriminal ternyata mereka memiliki sisi yaang lemah, sudah taau kaaan bagaimana jikaa polisi sedang mengintrogasi para pelaku kriminal, dan ternyata mewek juga, ahh.. semoga jika mereka keluar dari penjara tidak lagi melakukan hal yang melanggar hukum lagi. berikut ekspresi mereka saat difoto :) *apasih.com*


























Read More >>

Selasa, 28 Juni 2011

10 Kasus Pembunuhan Terburuk yang dilakukan Oleh Anak dibawah Umur

Di zaman ini banyak orang tua semakin bertanya-tanya apakah mereka membesarkan pembunuh berantai masa depan? Karena banyak insiden yang melibatkan senjata di sekolah yang berujung dengan kematian di kalangan anak-anak.

Semoga dengan adanya beberapa kasus ini akan membuat tiap orang tua akan kembali mengevaluasi kemampuan mereka untuk bisa memahami inti masalah pada anak-anak mereka.

1. Tim Kretschmer

Seorang remaja 17 tahun pergi ke bekas sekolah tinggi di Winnenden, Jerman pada tanggal 11 Maret 2009 dan insiden fatal pun terjadi. Dia menembak dan membunuh 9 siswa, 3 guru dan 3 para pengamat sebelum menembakkan pistol itu ke kepalanya sendiri.

Dia baru pulih dari perawatan psikiatris karena depresi ketika penembakan terjadi. Sehari sebelum penembakan terjadi, Kretschmer mengumumkan rencananya pada chatroom internet. Nilainya yang gagal membuatnya harus mengejar ketertinggalannya, dan ini kemungkinan merupakan pemicu untuk tindakan yang ia lakukan.


2. Jeffrey Weise

Pada tanggal 21 Maret 2005, Jeffrey Weise (16) membunuh kakek dan pacar kakeknya. Dia melanjutkan untuk masuk sekolah dengan mobil polisi kakeknya dimana ia mulai menembak dan membunuh 5 siswa, 1 guru dan 1 penjaga keamanan sebelum menembakkan pistol pada dirinya sendiri. Penyebab dari tindakannya ini terutama karena dia sering dihina dan dilecehkan.


3. Dylan Klebold dan Eric Harris

Dylan Klebold bersama dengan Eric Harris pergi ke Columbine High School pada tanggal 20 April 1999 dan melukai 12 teman sekelas dan 1 guru pelatih. 21 orang lainnya terluka dalam penembakan, banyak dari mereka yang terluka dan cacat oleh peristiwa ini.

Harris dan Klebold adalah individu yang merasa depresi. Mereka ditindas di sekolah dimana mereka belajar. Video tentang insiden oleh kedua siswa ini menggambarkan bahwa peristiwa yang terjadi di Columbine High School pada tanggal 20 April 1999 sengaja direncanakan selama berbulan-bulan. Buku harian di kamar mereka juga menggambarkan ketidakpuasan dengan hidup dan sekolah mereka.


4. Kelly Ellard

Virk Reena 14 th sering dikucilkan dan diintimidasi oleh orang lain di sekolahnya. Dia sering berusaha untuk dapat diterima oleh orang lain. Dia menghisap ganja, minum alkohol dan tidak mematuhi keluarganya, dan itu semua ia lakukan hanya agar terlihat keren.

Pada tanggal 14 November 1997, Virk diundang ke sebuah pesta dekat Jembatan Craigflower dimana ia mengkonsumsi alkohol terlalu banyak.

Disana, dia dicecar oleh sekelompok 8 orang remaja yang melecehkan dan mengejeknya. Kelly Ellard dan Warren Glowatski, dua anggota dari kelompok remaja, mulai mengikuti Virk saat dia berjalan menjauh.

Ellard dan Glowatski mengalahkan Virk dan memaksanya untuk melepaskan sepatunya. Ellard, yang berusia 15 tahun pada saat itu, membenamkan Virk sampai dia mati.

Selama di pengadilan, Ellard terkenal karena sarkasme dan sering mengamuk. Dia gagal untuk menyadari beban tindakannya. Setelah 3 percobaan, Ellard dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada tahun 2005 dengan kemungkinan pembebasan bersyarat dalam waktu 7 tahun.


5. Joshua Phillips

Joshua Phillips dihukum karena membunuh tetangganya Maddie Clifton yang berusia 8 tahun yang dilaporkan hilang, pada tahun 1998. Ibunya menemukan mayat yang diplester di tempat tidur Phillip, tujuh hari setelah Clifton hilang.

Phillips dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat. Dia tidak pernah menyatakan alasan mengapa dia melakukan pembunuhan.


6. Eric Smith

Eric Smith 13 tahun, dihukum karena menyumpalkan baterai dan memukul seorang anak berusia 4 tahun sampai mati pada tahun 1994. Dia melanjutkan dengan tindakan sodomi pada bocah 4 tahun itu dengan tongkat lalu dia menimpakan batu-batu besar pada tubuh kecil korbannya yang remuk.

Smith dihukum minimal 9 tahun penjara untuk pembunuhan tingkat kedua. Dia masih di penjara dan permohonan jaminan untuk kebebasanya 5 kali ditolak. Ejekan dijadikan sebagai alasan untuk perilaku buruk Smith.


7. Lionel Tate

Bocah berusia 12 tahun ini mengaku meniru gerakan gulat ketika ia memukuli sampai mati seorang gadis berusia 6 tahun pada tahun 1999.

Dia juga mengklaim bahwa ia telah mengunci posisi kepala gadis itu sebelum membenturkannya ke meja. Meskipun siswa cemerlang, Tate dikenal karena perilaku temperamentalnya dan sering mencuri dan dia pernah diskors 15 kali di sekolahnya.

Dia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup pada tahun 2001 untuk pembunuhan tingkat pertama. Ketika kasusnya dikaji ulang pada tahun 2004, dia dibebaskan.

Pertahanan percaya bahwa uji kompetensi mental harus sudah dilakukan sebelum sidang. Sekarang dia masih dalam masa percobaan dan memakai monitor pergelangan kaki.


8. Michael Slobodian

Michael Slobodian, 16 tahun, masuk Brampton Highschool pada 28 Mei 1975 dengan 2 senapan dalam tas gitarnya. Setelah gagal dalam pelajaran fisika, Slobodian ingin balas dendam. Ia masuk kamar mandi anak laki-laki di mana dia membunuh John Slinger.

Dia melanjutkan kesenangan nya membunuh di ruang seni di mana dia membunuh seorang guru bahasa Inggris. Dia bunuh diri di lorong dekat ruang seni. Cathy dan Nancy Davis, putri mantan Perdana Menteri William Davis, menyaksikan peristiwa itu.


9. Mary Bell

Bocah 11 tahun ini didakwa dalam pembunuhan dengan mencekik dua anak laki-laki berusia 3 dan 4 tahun. Tidak seperti insiden pembunuhan pertama, yang kedua dilakukan dengan teman, Norma Bell. Bell mengukir "N" dengan silet di perut korban. Dia selanjutnya mengambil potongan rambut korban, mengiris iris kaki korban dan memotong penis korban.

Bell berasal dari keluarga yang berantakan. Ibunya adalah seorang pelacur yang tidak hadir dalam kehidupan Bell. Pada tahun 1980, Bell dibebaskan dari penjara dan diberikan anonimitas.


10. Jon Venables & Robert Thompson

Jon Venables dan Robert Thomspon dua anak berusia 10 tahun, telah menculik, membunuh dan menyiksa anak usia 2 tahun, James Bulges pada tahun 1993. Venables dan Thompson bolos sekolah dan pada 12 Februari 1993 memilih untuk mengincar anak-anak di Pusat Perbelanjaan Strand. Mereka mendekati Bulges saat ibunya sedang berbelanja dan agak terpisah jauh dari ibunya

Saat berjalan dengan Thompson dan Venables, bulges kecil sering dijatuhkan berulang kali. Banyak orang-orang melihat Venables, Thompson dengan Bulges tetapi orang-orang menyangka mereka bertiga bersaudara

Pembunuhan itu terjadi di rel kereta api di mana Venables dan Thompson menyiksa secara seksual dan fisik ke Bulges. Pada akhirnya, mereka membaringkan Bulges di atas rel kereta api dan menutupi tubuh dengan batu bata sebelum kereta datang.

Pada tanggal 24 November 1993, Venables dan Thompson diputuskan bersalah dan dikirim ke penjara. Pada tahun 2001, keduanya dibebaskan karena Dewan Pembebasan merasa mereka telah belajar dengan pengalaman mereka. Namun pada tahun 2010, Venables ditangkap lagi dengan tuduhan serius.

sumber:
apakardunia
Read More >>

Rabu, 22 Juni 2011

Inilah "Narcotank", Kendaraan Lapis Baja Buatan Kartel Narkoba Mexico

Kartel Meksiko narkoba benar-benar serius dalam menanggapi “perang melawan narkoba” yang digencarkan pemerintah dan aparat keamanannya. Tak hanya melengkapi organisasi dengan persenjataan lengkap, mereka pun mempunyai kendaraan tempur.





Karena tidak mungkin membeli tank atau panser, mereka membuat sendiri kendaraan lapis baja. Militer Meksiko berhasil menemukan dan menyita beberapa kendaraan yang mereka sebut sebagai narcotank. Sementara warga dan media menjulukinya “Los Monstruos”, yang berarti “Sang Monster”.

Kendaraan “perang” organisasi narkoba Meksiko ini tak ubahnya kendaraan perang. Kendaraan yang dimodifikasi dari truk itu dilapisi pelat baja setebal 2,5 sentimeter dan mampu menahan peluru kaliber 50. Kacanya pun antipeluru. Kendaraan gabungan tiga truk tersebut juga dilengkap senjata.

Angkatan bersenjata Meksiko mengumumkan, patroli rutin militer menggerebek sebuah gudang di Camargo, Tamaulipas, yang berbatasan dengan kota Rio Grande City, Texas, Amerika Serikat. Dari gudang itu, mereka menemukan dua dump truck berlapis baja untuk mengangkut “pasukan”.

Sebagai kendaraan tempur, kemampuan narcotank cukup mengagumkan. Menurut blog narkoba Meksiko, truk lapis baja itu mampu melaju hingga kecepatan 96 kilometer per jam. Juga bisa menyebar paku atau mengucurkan oli ke jalan untuk menghambat lawan.

Dalam beberapa kali konfrontasi dengan aparat Meksiko, geng narkoba menggunakan truk raksasa ini, termasuk yang terjadi di Jalisco bulan lalu. Tentara Meksiko melawan salah satu narcotank. Karena peluru tidak bisa menembus badan mobil, tentara akhirnya menembaki bannya.

Diduga terdapat sekitar 100 truk serupa milik kartel-kartel narkoba di seluruh Meksiko.
Di laut pun kartel narkoba Meksiko mempersiapkan diri. Mereka merancang kapal selam yang mampu mengirimkan berton-ton narkoba lewat perairan dan lolos dari deteksi.

Tahun lalu pihak berwenang menemukan sebuah terowongan sepanjang 670 meter. Terowongan yang dilengkapi rel dan ventilasi ini untuk mengangkut mariyuana dari sebuah rumah di Tijuana, Meksiko, ke gudang di Otay Mesa, California, Amerika Serikat.

Pekan lalu tentara menemukan sebuah gudang senjata dan amunisi yang cukup besar di sebuah bungker di Negara Bagian Coahuila, yang berbatasan dengan AS. Gudang itu diduga milik kartel Zeta. Di dalamnya ditemukan 150 senjata laras panjang, pistol, 92.000 butir peluru, 4 mortir, dan 2 pelontar granat.

Selain berperang melawan polisi dan tentara, kartel narkoba juga bersaing dengan kartel lain. Persaingan itu sangat sengit dan menewaskan ribuan orang dalam beberapa tahun terakhir.
Read More >>

Jumat, 18 Maret 2011

Legenda 9 Bandit yg Jadi Pahlawan Rakyat Jelata Namun Hidupnya Berakhir Tragis

Kiprah Sembilan bandit ini begitu menggerkan di negaranya masing-masing. Salah satunya adalah Phoolan Devi, wanita asal India yang membatai 22 laki-laki dengan kejam untuk balas dendam atas perkosaan terhadap dirinya. Dikemudian hari, Phoolan Devi menjadi anggota parlemen India dan berjuang untuk menegakkan keadilan rakyat tertindas.

Kisah yg tak kalah dramatis adalah Pancho Villa dari Meksiko yang terkenal sebagai pembunuh, penyamun, kemudian menjadi tokoh revolusioner. Sayangnya, para bandit itu mati muda dengan cara mengenaskan. Salah satunya adalah Ishikawa Goemon, tokoh bandit dari Jepang, yg tewas direbus hidup-hidup setelah gagal dalam percobaan pembunuhan terhadap seorang berpengaruh di negeri itu.

1.Phoolan Devi: Membunuh 22 Laki-laki untuk membalas dendam perkosaan terhadap dirinya

Phoolan Devi: Membunuh 22 orang laki-laki sebagai balas dendam atas perkosaan brutal yang dilakukan komplotan gank Thakur selama dua minggu sehingga membuat kondisinya mengenaskan dan berkali-kali pingsan saat diperkosa. Kekejaman kelompok ini membuat luka batin mendalam pada jiwa Phoolan Devi. Ketika ia berhasil lolos dari sekapan gank sadis ini, dia pun berubah menjadi wanita bengis dan melakukan aneka kejahatan.

Jalan hidup seseorang memang tak bisa ditebak. Takdir membawanya bertemu dengan beberapa orang yang memperkosa dirinya di masa lalu. Itulah awal terjadinya pembantaian berdarah yg menggerkan India. Phoolan Devi pun menembak membabi buta 30 laki-laki atas nama balas dendam, 22 orang di antaranya tewas mengenaskan. Tapi tahukah anda di kemudian hari Phoolan Devi akhirnya menjadi anggota parlemen India yang dihormati dan dicintai rakyat. Kok bisa ya?? Begini kisahnya: Phoolan Devil ahir tahun 1963 di sebelah utara India dari keluarga berkasta rendah dan miskin. Kemalangan-demi kemalangan hidup dialaminya sejak dia kecil hingga dewasa. .

Bayangkan, usia 11 tahun dia dinikahkan keluarganya dengan seorang laki-laki yang usianya tiga kali lipat. Tapi rumah tangganya berantakan, sang suami meninggalkannya, dan dia pun dibuang oleh keluarganya. Yang paling menyedihkan, dia berkali-kali diperkosa sekelompok lelaki tak bertanggung jawab. Itulah yang akhirnya membuat luka mendalam dalam jiwanya dan ia pun berubah menjadi pribadi yang jahat.Dia pun menjadi perampok. Pada 1979 dia dipenjarakan di Behmai, desa Thakur.

Setiap malam selama dua minggu, gank Thakur datang memperkosa wanita ini secara bergilir sampai dia pingsan berkali kali. Akhirnya, Phoolan Devi berhasil melarikan diri dan kemudian membentuk kelompok sendiri. Suatu ketika ia dan komplotannya merampok desa-desa di Behmai. Tapi peristiwa perampokan itu kemudian berubah menjadi ajang balas dendam bagi Phoolan Devi ketika ia mengenali dua di antara korbannya adalah orang yg melakukan perkosaan terhadap dirinya. Ia lantas menekan dua laki-laki ini untuk mengungkap siapa pimpinan gank Thakur, dengan ancaman akan menembak penduduk.

Tapi upaya untuk mengungkap para pelaku pemerkosaan gagal, Phoolan Devi marah besar. Dengan kemarahan yang memuncak, dia pun menjejerkan para lelaki dan menembak mereka semua. Dengan tembakan membabi buta membuat 22 dari 30 laki-laki tewas mengenaskan. Kejadian itu dikenal sebagai peritiwa pembantaian masal St Valentine terbesar yang pernah dilakukan seorang penyamun sepanjang sejarah India. Kemudian, polisi melakukan perburuan secara besar-besaran terhadap Phoolan Devi. Ribuan laki-laki serta helicopter dikerahkan untuk menangkap Phoolan Devi.

Tapi wanita ini sungguh licin seperti belut, semua upaya itu tak berhasil. Akhirnya Phoolan Devi sendiri datang menyerahkan diri pada tahun 1983. Saat itu kesehatannya sudah memburuk, dan banyak anggota komplotannya telah tewas. Phoolan Devi dipenjara selama 11 tahun. Keluar dari penjara, popularitas Phoolan Devi justru terus menanjak, dia merupakan symbol perlawanan rakyat jelata terhadap ketidak adilan hidup. Ia pun terpilih menjadi anggota parlemen India.

Di parlemen, Phoolan Devi tampil sebagai pembela orang tertindas. Sosok Phoolan Devi dan pencapaian yg dilakukan, baik dari segi kejahatan maupun kebaikannya, mengilhami sineas India membuat film tentang kehidupannya. Pada 25 Juli, 2001, Phoolan Devi tewas tragis karena tembakan, saat dia akan mencapai pintu mobilnya yang diparkir di kediamannya di New Delhi. Sher Singh Rana mengakui pembunuhan, mengatakan dia menuntut bela atas kematian 22 Kshatriyas di Behmai.

2.Pancho Villa: Bandit yang menjadi pemimpin perlawanan rakyat

Pancho Villa hidup di Meksiko 1878 – 1923. Sejarah mencatat Pancho Villa adalah seorang penyamun, pembunuh juga tokoh revolusioner yang membawa perubahan dalam kehidupan rakyat Meksiko. Dia pembela kaum tertindas yang hidup miskin, dia juga memprakarsai perbaikan dalam kehidupan agraris. Meskipun dia memiliki deretan catatan criminal, namun masyarakat mengingatnya sebagai seorang pahlawan rakyat.

Tindakannya bak Robin Hood, di mana ia merampok para orang kaya dan kruptor-koruptor, kemudian hasilnya justru dia bagi-bagikan kepada masyarakat yg hidup dalam miskin. Itu sebabnya rakyat mencintainya, bahkan bersedia membantu juga menyembunyikannya saat dia dikejar-kejar pihak berwenang. Keterkenalannya, juga kelihaiannya ini menarik minat kelompok orang yg tengah merancang revolusi.

Mereka pun merekrut Pancho Villa dan menjadikannya pemimpin revolusi Meksiko. Namun selama puluhan tahun sejak kematiannya, pemerintah Meksiko menolak memberinya gelar pahlawan nasional seperti dikehendaki kebanyakan orang. Tapi hari ini peringatan akan Pancho Villa dan pembelaannya terhadap rakyat miskin dirayakan orang Meksiko di seluruh dunia.

3.Lampião: Brazil’s greatest bandit, who would dig his enemies eyeballs out

Lampião, adalah penyamun Brasil yang paling sadis terhadap musuhnya. Dia dikenal sebagai bandit yang tak segan-segan melakukan perbuatan sadis pada korbannya. Termasuk mencungkil bola mata musuhnya hingga keluar. Lampião adalah nama popular bagi “Kapten” Virgulino Ferreira da Silva, pemimpin gerombolan Cangaço yang paling terkenal. Dia dan gerombolannya dicap sebagai perusuh dan merupakan buronan yang paling dicari seantero negeri. Kelompok ini melakukan terror terhadap penguasa dan musuh musuhnya sekitar 1920-an sampai 1930-an. Virgulino dilahirkan pada 1897 di negara bagian Timurlaut Pernambuco, salah satu daerah paling miskin di Brasil.

Polisi mencarinya bahkan hingga kerumah orangtuanya. Tidak menemukan yg dicari, ayah Virgulino jadi sasaran, akhirnya tewas mengenaskan. Dikemudian hari pihak kepolisian mengakui aib ini, dan menyatakan penyesalannya atas peristiwa itu. Pada usia 25 tahun, Virgulino menjadi penyamun dengan sebutan Lampião. Ia menjadi momok menakutkan bagi musuh-musuhnya juga pemerintah masa itu. Tak tanggung-tanggung, dia membantai para polisi juga tentara. Selama 15 tahun malang melintang, Virgulino selalu menjadi berita utama dari media massa saat itu. Namanya juga perbuatannya selalu menghias Koran-koran seluruh Brasil.

Dia juga dikenal sebagai pribadi yg unik dan penuh kejutan. Bagaimana tidak, sebagai buronan dia selalu dikejar-kejar polisi dan tentara, tapi berhasil lolos. Anehnya, setiap kali hasil wawancaranya dengan wartawan juga foto2nya muncul di Koran. Dia memang tak kenal takut bahkan kelewat berani. Bukannya bersembunyi malah sengaja mempublikasi dirinya di Koran-koran, seolah meledek para pemburunya. Gerombolannya berjumlah 40 orang, namun sukses melawan 200 polisi yang mengepungnya. Sungguh luar biasa!

4. Billy the Kid: believed to have killed one man for each year of his life

Henry McCarty (1859 – 1881), lebih dikenal sebagai Billy the Kid, tetapi juga dikenal sebagai Henry dan Antrim William H. Bonney. Menurut legenda, dia membunuh 21 orang, satu untuk setiap tahun hidupnya, tetapi kemungkinan besar ia membunuh hanya setengah dari jumlah tersebut. Sejarah mencatat bahwa dalam jangka waktu hanya 4 tahun, setidaknya ia telah menembakkan senjatanya 16 kali dan membunuh 9 orang di antaranya.

Kiprahnya sebagai criminal dimulai di kota perak,dimana dia di penjara dengan tuduhan pencurian. Ia berhasil meloloskan diri, dan berkiprah di kawasan padang Southwest utara dan Meksiko. Di Arizona, ia melakukan pencurian dan pembunuhan pertama kalinya. Korbannya adalah seorang pandai besi . Dia berhasil meloloskan diri adari kejaran pihak berwajib dan tiba di Lincoln County, New Mexico, di mana ia dikenal sebagai Billy Bonney. Ia muda, gagah, piawai menunggang kuda, dan fasih berbahasa Spanyol dan Meksiko, dia juga terkenal di kalangan perempuan.

Sayangnya dia mati muda, usia 22 tahun. Sebenarnya di masanya dia tidak begitu dikenal, namun setahun setelah kematiannya, Billy menjadi legenda. Kisah dia membunuh Sheriff Patrick Garrett, bersama co-author MA “Ash” Upson, menjadi sensasi tersendiri bagi biografi berjudul The Authentic Life of Billy. Billy the Kid menjadi simbolik angka American Old West. Sejarawan berspekulasi bahwa gambaran itu sengaja diciptakan untuk mengalihkan perhatian publik dari kegiatan keji pemimpin politik masa itu.

5. Salvatore Giuliano: the Sicilian Robin Hood 

Salvatore Giuliano (1922 – 1950) sering dibandingkan dengan legenda Robin Hood. Salvatore Giuliano adalah seorang petani Sisilia, ia menjadi terkenal karena tindakannya merampok orang kaya dan membagikannya pada warga miskin. Di mata penguasa, Salvatore adalah seorang bandit yg harus dibasmi, tapi di mata rakyat dia adalah seorang yang penuh belas kasih. Ia menjadi salah satu legenda yang tetap dikenang semua orang Sisilia. Salvatore juga terlibat dalam gerakan kemerdekaan Sisilia. Dia aktif memperjuangkan kemerdekaan pulau itu dari pemerintahan Italia.

Aksi-aksinya menjadi perhatian media di seluruh. Ketampanannya juga yang membuat tampang dan wajahnya kerap menghiasi media massa, termasuk majalah Time. Ia dilahirkan pada tanggal 16 November 1922 di bagian barat Sisilia, yakni daerah pegunungan desa Montelepre . Dia merupakan generasi terakhir dari kelompok bandit Sicily, namun tidak ada hubungannya dengan kelompok mafiosso. Mereka berkembang dan uniknya, meski kerap berbuat criminal, namun rakyat miskin mencintai mereka.

Karena gerombolan bandit ini tidak menjarah dan menyakiti kaum miskin, sebaliknya mereka justru membantu kaum papa. Tak jarang kelompok ini membagi-bagikan hasil jarahannya kepada kaum miskin. Karenanya kenangan akan kemuliaan hati kelompok bandit gunung ini tetap hidup hingga kini. Kisah-kisah mulia terus berkembang dari generasi ke generasi. Bahkan hingga hari ini. Kalau suatu ketika anda berkesempatan berkunjung ke desa-desa di kawasan ini, maka tak perlu heran, kalau menemukan kaum tua-tua desa masih suka memuju-muji mereka. Meski berasal dari kaum miskin, Salvatore giat belajar.

Dia adalah anak yang cerdas, yang terbiasa sejak kecil bersekolah juga bekerja. Waktunya benar-benar dimanfaatkan untuk hal positif, termasuk belajar agama. Ia dikenang sebagai pria yang baik yang mempergunakan ilmu yg dimilikinya untuk membantu sesama.. Sebagaimana kebanyakan orang, ia terjun ke dunia bandit karena keterpaksaan hidup. Ayahnya meninggal, kakak tertuanya dipanggil berperang, otomatis ialah menjadi kepala keluarga yang harus member makan keluarganya. Saat itu Salvatore berusia 20 tahun.

Di usia muda dia harus memikul beban sangat berat , menjadi tulang punggung keluarga. Salvatore memang tidak berumur panjang, Ia tewas usia 28 tahun. Namun kenangan akan perbuatan baiknya tetap hidup di hati rakyat. Dia sempat terjun ke dunia politik. Sikapnya jelas dan tegas, dia anti komunis, anti-mafioso, dia juga salah satu pemimpin pemberontak di Sicilia. Sikapnya yg kerap dan anti Mafioso ini justru menghantarnya pada maut. Ia dibunuh pada 5 Juli 1950 oleh sepupunya sendiri yang telah dibayar oleh Don, pemimpin mafia dari Palermo.

6. Ishikawa Goemon: the Japanese bandit who was boiled alive

Goemon, yang adalah nama lengkap Ishikawa Goemon (1558-1594). Ia pahlawan bagi rakyat miskin, mencuri emas dan barang-barang berharga dan membagikannya pada orang miskin. Salah satu kisahnya yang paling menghebohkan adalah ketika ia berupaya membunuh Toyotomi Hideyoshi, penguasa juga orang kaya pada masa itu. Cerita menyebutkan, tindakan Goemon ini dilatarbelakangi balas dendam karena istri dan anaknya dibunuh oleh Toyotomi. Namun usaha percobaan pembunuhan ini gagal karena bel berdering yg membangunkan para samurai penjaga istana. Dia pun ditangkap dan dieksekusi secara sadis yakni direbus hidup-hidup dalam ketel besi.

7. Dick Turpin: the English highwayman who gave a 30 min speech before his execution 

Petualang asal Inggris ini bernama Richard Turpin (1705 – 1739). Turpin terlibat dalam poaching, pencurian, pencurian sapi, kuda, perampokan dan pembunuhan besar di York. Setelah kematiannya, sebagai “Dick” Turpin, ia legenda, gagah dan romanticized sebagai pahlawan di Inggris. Kisah hidupnya diangkat dalam cerita-cerita yang dipentaskan di panggung teater,dan popular pada abad ke-19 dan 18. Lalu pada abad ke 20, kisah hidupnya di angkat ke layar perak.

Ia dilahirkan di Essex, kawasan pertanian. Dia bekerja sebagai tukang daging dan memiliki took sendiri di pinggiran kota London. Dalam menjalankan usahanya, Turpin tidak tergantung pada pemasok daging legal, melainkan mencuri domba, lembu, dan ternak orang lain. Pada masa itu hal ini merupakan pelanggaran serius dan ancamannya adalah hukuman mati. Akhirnya dia ditangkap namun berhasil melarikan diri, meninggalkan istri dan bisnis yg dibangunnya. Sejak itu dia terlibat berbagai aksi kejahatan. Namun kemudian berhasil ditangkap dan dihukum gantung. Uniknya, sebelum eksekusi, ia sempat berpidato selama 30 menit.

8. Ned Kelly: the Australian outlaw who killed policemen 

Edward “Ned” Kelly (1854 – 1880) adalah seorang Australia, dikenal sebagai pahlawan rakyat dan penentang penguasa kolonial. Tapi nasib tragis diterimanya, ia tewas digantung pada 1880. Kisah hidupnya menjadi catatan sejarah kelam Australia.

9. Belle Starr: the outlaw queen who would use her womanly charms to release gang members 

Belle Starr adalah bandit perempuan yang akan melakukan apapun demi keuntungan. Ratu bandit ini dilahirkan di Myra Belle Shirley Missouri 8 Februari 1848. Kemudian keluarganya pindah ke Texas. Myra mulai terlibat dalam komplotan penjahat di lingkungannya pada usia 10 tahun. Ia sempat punya hubungan khusus dengan salah satu anggota bandit, Cole Younger , bahkan mempunyai anak dengannya. Setelah pisah dengan Younger, dia menikah dengan pencuri kuda, Jim Reed dan mempunyai seorang anak laki-laki itu. Lalu ia menikah dengan bandit keturunan Indian.

Maka jadilah mereka pasangan bandit yang membentuk gank dan kerap melakukan pencurian di mana mana. Perancang strategi dari kegiatan criminal tersebut adalah Belle Starr. Ia dan ganknya selalu berhasil lolos dari hukuman karena keberhasilannya menyuap petugas. Ia juga berhasil memanfaatkan kewanitaannya untuk menggoda para penegak hukum.

source: http://terselubung.blogspot.com/2009/06/legenda-9-bandit-yg-jadi-pahlawan_02.html
Read More >>

Minggu, 06 Maret 2011

10 Pelarian Terhebat Dari Penjara




10. Gerard’s Tower Of London Escape
Yohanes Gerard adalah seorang imam Yesuit abad keenam belas yang dikenang sebagai satu-satunya orang yang pernah melarikan diri dari Menara London terkenal. Gerard diletakkan di Menara untuk melaksanakan misi keagamaan selama waktu ketika Gereja Katolik berada di bawah penindasan Elizabeth di Inggris. Dia sering mengalami interogasi, dan meskipun tidak pernah melanggar bahkan di bawah penyiksaan, ia akhirnya dihukum mati.

Gerard segera mulai merencanakan untuk melarikan diri, dan mampu berkomunikasi dengan sekutu di luar, selundupan melalui catatan yang ditulis dalam tinta yang tidak terlihat terbuat dari jus jeruk. Setelah satu usaha gagal, Gerard mampu untuk melarikan diri ketika beberapa kaki mendayung perahu ke Menara parit dan berhasil mendapatkan tali ke arahnya. Gerard hampir jatuh ke kematiannya karena tangannya begitu terluka dari penyiksaan, tapi ia berhasil naik ke perahu dan diselundupkan keluar dari Inggris untuk menjalani sisa hidupnya di Roma.


9. Dillinger’s County Jail Escape
bandit legendaris era 30an, John Dillinger terlibat dalam sejumlah kekerasan sering luput dari penjara. Pada tahun 1933, ia dan geng insinyurnya yang berani melarikan diri dari sebuah penjara di Lima, Ohio. diselundupkan setelah mereka menggunakan senapan untuk menembak mati dua penjaga. Tapi Dillinger lolos. paling terkenal dari semua datang pada tahun 1934, setelah ia ditangkap setela merampok sejumlah bank terkenal di heists.

Dillinger dimasukkan dalam "pelarian-bukti" Lake County Jail, sebuah penjara yang dijaga oleh sepasukan polisi dan pasukan Garda Nasional. Dalam apa yang telah menjadi semacam legenda, Dillinger dikatakan telah membuat pistol palsu dari sabun dan menggunakannya untuk membuat jalan keluar dari penjara. Dalam khas gaya kurang ajar, ia kemudian mencuri Sheriff Ford baru dan membuatnya melarikan diri ke Illinois. Ironisnya, justru langkah ini- dengan mengendarai kendaraan curian di garis-negara yang mendapati FBI mengikuti jejaknya dan akhirnya menyebabkan kematiannya.

8. The Libby Prison Escape

http://www.toptenz.net/wp-content/uploads/2009/08/887345219_720c4f0c9f.jpg

Richmond, Virginia's. Penjara Libby adalah salah satu penjara yang paling terkenal dari Perang Saudara, tetapi juga merupakan situs salah satu konflik yang paling berani melarikan diri. Pada tahun 1864, sekelompok dari 15 Uni tentara di bawah pimpinan Kolonel Thomas E. Rose dan Mayor AG Hamilton berhasil membuat terowongan melalui penjara ruang bawah tanah ke sebuah tanah kosong.

Ini bukan tugas yang mudah, seperti ruang bawah tanah Libby gelap dan penuh kutu, ruang bawah tanah kepada orang-orang yang dikenal sebagai "Rat Neraka," tapi setelah tujuh belas hari menggali, mereka tiba di gudang tembakau di dekatnya. Dari sini, 109 tentara berhasil melarikan diri ke kota Richmond dan membuat kabur garis Uni di dekatnya. 48 dari orang-orang itu ditangkap kembali, dan 2 tenggelam di sebuah sungai terdekat, tetapi 59 orang berhasil selamat dari pasukan Federal. Pelarian mereka dari penjara merupakan yang paling berhasil dan paling sukses mematahkan Perang Saudara.

7. Casanova’s Escape from the Leads
seorang penulis venesia dan petualang Giacomo Casanova dikenang karena menjadi seorang wanita laki-laki, tetapi ia juga bertanggung jawab terhadap salah satu pelarian hebat dari penjara besar sepanjang masa. Pada tahun 1753, setelah mendapatkan reputasi untuk pesta pora dan perzinahan, Casanova ditangkap dan dipenjara di leads, dinamakan demikian karena dilengkapi dengan atap timah yang dirancang untuk mendorong gerah dan membuatnya tidak mungkin melarikan diri.

Setelah penyelundupan spike logam ke dalam sel, Casanova dan imam murtad terbatas berhasil mendekati terowongan melalui langit-langit sel mereka. Setelah melalui, mereka membongkar piringan di atap dan masuk ke ruangan lain melalui sebuah jendela atap. Menggunakan kombinasi dari tangga dan tali, duo ini berhasil membuatnya sampai ke lantai dasar, dan setelah memecahkan kunci dan menyelinap melalui lorong-lorong penjara, mereka melarikan diri dengan gondola ke jaringan kota sungai. Casanova kemudian menulis tentang pelarian dalam memoar yang populer, dan meskipun banyak yang telah berspekulasi bahwa mungkin cerita dibumbui, bukti dari tempat kejadian tampaknya memang benar.

6. Pascal Payet’s Helicopter Escapes

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhL0Ov11kFIRpNxWim7TeBxrExqsvB5-orfEtpBGR-XfW5sASi3qnV7cV7FplXUcg726xZxSg_S2L8kDl34tPblK3mbhX9qcIJbBCB8riQT_6mHGBOZ4249sytlcCAfg9HfdGamWSnM7fNi/s320/5.jpg

Banyak penjara di Eropa telah mempunyai pusat pelatihan heli di atap mereka, sebuah figur kriminal Perancis Pascal Payet telah berulang kali menggunakan keuntungannya. Payet awalnya dipenjara untuk pembunuhan yang terjadi selama perampokan yang gagal pada mobil van keamanan, dan dihukum tiga puluh tahun di Perancis's Luynes Penjara. Pada tahun 2001, ia berhasil melarikan diri ketika seorang kaki tangan hanya mengangkatnya dari atap penjara dengan helikopter yang dibajak.

Payet bahkan kembali ke penjara dua tahun kemudian dengan helikopter lain dan melanjutkan untuk membantu tiga tahanan lain membuat mereka melarikan diri, tetapi keempat pria itu ditangkap kembali, dan Payet diberi tujuh tahun penjara atas perannya dalam pelarian dari penjara. Hebatnya, pada tahun 2007 Payet lagi2 melarikan diri melalui helikopter, kali ini dari Grasse penjara di tenggara Perancis. Dia diangkat dari atap oleh empat kaki bertopeng yang telah membajak sebuah helikopter dari bandara terdekat dengan mengancam untuk membunuh pilot. Setelah mendarat di dekat Laut Tengah, pilot dirilis, dan Payet dan antek-anteknya menghilang tanpa jejak.

5. Dieter Dengler’s Prison Camp Escape
Dieter Dengler adalah seorang Jerman-amerika, pilot Angkatan Laut Amerika yang terkenal karena berhasil melarikan diri dari kamp penjara selama Perang Vietnam di sebuah penjara di hutan. Pada awal 1966, pesawat Dengler ditembak jatuh oleh pesawat anti api di Laos, dan ia ditangkap dan dikirim ke kamp penjara yang dikelola oleh Pathet Lao, sekelompok simpatisan Vietnam Utara. Dengler telah mendapatkan reputasi karena kemampuan luar biasa untuk melarikan diri dari kamp-kamp POW, pura-pura selama pelatihan militer, dan ia langsung berkontribusi merencanakan para tahanan harus membuat dirinya kabur.

Pada 29 Juni 1966, ia dan enam tahanan lainnya berhasil melarikan diri. Setelah memacu turun tiga penjaga, Dengler melarikan diri ke hutan lebat. Akhirnya ia menghabiskan 23 hari di hutan dan tahan dengan sengatan panas, serangga, lintah, parasit, dan kelaparan sebelum diselamatkan oleh helikopter Amerika. Hanya satu dari tahanan lain, seorang kontraktor Thailand, selamat dari pelarian ini. Yang lainnya tewas atau hilang di hutan. Dengler akan terus menjadi pilot penguji yang sukses di tahun-tahun berikutnya, dan sampai hari ini ia dikreditkan sebagai satu-satunya tentara Amerika yang berhasil melarikan diri dari kamp penjara selama Perang Vietnam.

4. Escape From Alcatraz
Pada tahun 1962, Frank Morris, Clarence dan John Anglin menggunakan bulan perencanaan dengan cermat untuk melarikan diri dari penjara prototipikal. Trio yang ditahan di penjara yang terkenal di Pulau Alcatraz di San Francisco, yang dicadangkan untuk penjahat yang paling keras dan dianggap sebagai salah satu penjara yang paling susah untuk melarikan diri. Orang-orang menggunakan serangkaian alat termasuk bor dirakit dari penyedot debu menjauh motor chip di beton penuaan sel-sel mereka dan membuatnya ke sebuah lubang ventilasi.

Mereka kemudian membuat mereka menuruni cerobong asap ke pantai, di mana mereka dengan cepat mengumpulkan rakit buatan tangan dan melarikan diri ke San Fransisco Bay. Pelarian mereka tidak disadari sampai keesokan paginya, ketika orang-orangan yang dibuat olehnya sebuah kepala boneka dari sabun, rambut manusia, dan kertas toilet agar terlihat seperti mereka tidur di tempat tidur mereka. Orang-orang itu tidak pernah mendengar kabar lagi, dan banyak bukti-bukti menunjukkan bahwa mereka tenggelam di teluk, tetapi tidak ada tubuh yang pernah ditemukan.

3. The Maze Prison Escape
Salah satu penjara paling kejam, Prison break Maze terjadi pada tahun 1983, ketika 35 napi melarikan diri setelah mengambil kendali dari penjara dengan kekerasan. The Maze ini diperuntukkan bagi paramiliter Tentara Republik Irlandia kombatan dan teroris, dan dianggap sebagai salah satu yang paling tak terhindarkan penjara di seluruh Eropa. Tapi setelah beberapa bulan perencanaan, sekelompok tahanan yang dipimpin oleh anggota IRA Gerry Kelly dan Bobby Storey menguasai seluruh cellblock dengan menggunakan senjata yang telah diselundupkan ke penjara.

Setelah melukai beberapa penjaga dan mencuri seragam mereka, para tahanan membajak mobil dan mengambil alih pos jaga di dekatnya, tetapi ketika mereka tidak bisa melewati gerbang utama, para pria melompat pagar dan kabur dengan berjalan kaki. Semua mengatakan, 35 orang melarikan diri dari penjara, enam belas di antaranya ditangkap kembali segera setelah dua puluh penjaga terluka.

2. Billy Hayes’ Escape From Turkish Prison
Billy Hayes adalah seorang mahasiswa Amerika yang ditahan pada tahun 1970 ketika ia mencoba menyelundupkan dua pon hash ke pesawat di Turki. Setelah tertangkap, ia dijatuhi hukuman tiga puluh tahun di penjara Turki yg mempunyai sistem keras. Hayes Sagmilicar bekerja keras di Penjara selama lima tahun, tapi ia akhirnya dipindahkan ke sebuah pulau penjara di Laut Marmara, dan di sini ia mulai serius merencanakan utk melarikan diri.

Pulau itu tidak ada perahu, tapi dekat pelabuhan dan ada kapal-kapal nelayan kecil setiap kali ada badai yang kuat. Hayes menghabiskan berhari-hari bersembunyi di bin beton, dan ketika waktunya tepat, ia berenang ke pelabuhan dan mencuri sampan kecil. Dari sini, ia mampu membuat jalan ke Yunani, dan akhirnya perjalanan setengah keliling dunia sebelum tiba dengan selamat kembali di Amerika Serikat. Hayes kemudian menulis sebuah buku tentang siksaan yang disebut Midnight Express, yang diadaptasi menjadi sebuah film fiksi dengan nama yang sama.

1. The Great Escape
Untuk sebuah perencanaan belaka, risiko, dan skala, lolos dari penjara tidak akan jauh lebih kompleks daripada 1944 melarikan diri dari 76 tentara Sekutu dari Stalag Luft III, sebuah penjara Jerman selama Perang Dunia II yang beroperasi. Melarikan diri adalah puncak dari lebih dari satu tahun kerja oleh sekitar 600 tahanan. Orang-orang menggali tiga terowongan (dijuluki "Tom," "Dick," dan "Harry") 30 kaki di bawah permukaan penjara dengan rencana tunneling melewati pagar utama dan muncul ke permukaan di dekat hutan.

Hal ini membutuhkan proses konstruksi yang canggih yang meliputi penggunaan blok kayu untuk dukungan, serangkaian lampu, dan bahkan sebuah pompa untuk memastikan para serdadu menggali telah cukup untuk bisa bernapas. Setelah mengumpulkan koleksi pakaian sipil dan paspor, pada 24 Maret 1944 membuat mereka melarikan diri. Sayangnya, terowongan pendek juga datang dari hutan, dan muncul dari sana para penjaga. 76 orang masih berhasil melarikan diri, tetapi 77 itu melihat dan terowongan ditutup. Nazi mengambil minat khusus dalam tahanan melarikan diri, dan semua kecuali tiga akhirnya tertangkap. Namun, berkat popularitas berdasarkan film terkenal itu, juga sebagai skala dan keberanian, "Great Escape" tetap menjadi salah satu yang paling terkenal, pelolosan diri dari penjara sepanjang masa.

source: http://argakencana.blogspot.com/2010/11/10-pelarian-terhebat-dari-penjara.html
Read More >>

Sabtu, 26 Februari 2011

Inilah Pembunuh Berantai Termuda Di Amerika


Harding Jesse Pomeroy (November 29, 1859 - September 29, 1932) adalah orang termuda yang dinyatakan bersalah atas kejahatan pembunuhan tingkat pertama dalam sejarah Commonwealth of Massachusetts.

Jesse Pomeroy dilahirkan di Charlestown, Massachusetts, untuk Charles dan Ruthann Pomeroy. Dia adalah yang kedua dari dua anak; saudaranya, Charles Jr setahun lebih tua.

Di tahun 1871-1872, ada laporan bahwa beberapa anak laki-laki muda yang berjalan sendirian ke daerah-daerah terpencil dan diserang oleh anak laki-laki yang sedikit lebih tua. Namun, tak seorang pun ditangkap.

Pada tahun 1872, Ruthann dan kedua anak pindah ke Boston Selatan. Serangan Pomeroy terhadap anak-anak muda terus berlanjut, dan ia akhirnya ditangkap dan kasusnya didengar di depan hakim pengadilan anak-anak. Pomeroy dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman yang Lyman School for Boys di Westborough, Massachusetts, untuk minoritas (yaitu, sampai ia berumur 18). The Boston Globe membahas cerita ini; baris terakhir dari artikel: "Pada umumnya menyimpulkan bahwa ia anak laki-laki yang cacat secara mental."

Pada Februari 1874 pada usia 14 tahun, Pomeroy dibebaskan bersyarat kembali ke ibunya dan saudara laki-laki di South Boston. Ibunya berlari penjahitan sendiri toko, dan saudaranya Charles menjual koran.

Pada bulan Maret 1874, gadis 10 tahun dari Boston Selatan bernama Katie Curran tiba-tiba hilang. Pada April 24, 1874, tubuh empat tahun Horace Millen ditemukan yang terpotong di rawa-rawa dari Dorchester Bay. Segera, polisi detektif mencari Pomeroy, meskipun bukti yang melibatkan dirinya dalam kejahatan kurang. Tubuh Katie Curran ditemukan kemudian, di ruang bawah tanah ibu Pomeroy toko pakaian. Jenazahnya terburu-buru dan sembarangan-tersembunyi dalam tumpukan abu.

Pomeroy dibawa untuk melihat tubuh Millen dan bertanya apakah ia melakukan pembunuhan. Pada bagian pemeriksaan, Pomeroy tidak mendapat hak untuk nasihat.

Kasus Pomeroy terdengar oleh Massachusetts Yudisial Mahkamah Agung (Suffolk County, Boston) pada Desember 9 dan 10 Desember, 1874. Pada persidangan, Jaksa Agung berpendapat untuk vonis bersalah dalam pembunuhan tingkat pertama . Dalam argumentasi penutup, ia mendesak alternatif tuduhan pembunuhan dengan kekejaman yang ekstrim, yang menurut hukum Massachusetts, adalah pembunuhan tingkat pertama, tetapi berbeda dari tagihan asli dalam persyaratan direncanakan terlebih dahulu.

Pomeroy dinyatakan bersalah pada Desember 10, 1874, dengan rekomendasi napi pemuda.
Pengacara Pomeroy, Charles Robinson, diajukan dua pengecualian yang ditolak pada bulan Februari 1875, di mana titik Pomeroy dijatuhi hukuman gantung sampai mati.

Pada tahun 1917, Pomeroy pernyataan itu pulang-pergi sejauh membiarkan dia hak istimewa kehidupan lain yang diberikan kepada tahanan. Mula-mula ia menolak, ingin tidak kurang dari pengampunan. Dia akhirnya disesuaikan kepada keadaan berubah dan muncul dalam pertunjukan nyanyi di penjara. pada saat itu ia adalah seorang pria tua dalam kesehatan yang rapuh, ia dipindahkan ke Rumah Sakit Bridgewater untuk kejahatan gila , di mana ia meninggal pada September 29, 1932.

source: http://haxims.blogspot.com/2009/11/pembunuh-berantai-termuda-di-amerika.html
Read More >>

Jumat, 25 Februari 2011

7 kasus pembunuhan yang terjadi di pengadilan dari seluruh dunia


1. Merced, California (2008)
Para penjaga keamanan tidak bersenjata, detektor logam, dan x-ray mesin di pintu masuk Gedung Pengadilan Merced County tidak bisa berhenti Robert Eaton. "Mr Eaton adalah individu yang agak lumayan, berdiri di 6'4 "dan 240 pound. Jadi, ia memiliki kepala penuh uap pos menyusuri lorong dengan dua pisau yang agak besar di tangannya, "kata Sheriff Mark Pazin. Eaton membawa satu pisau di tangan setiap saat ia berlari keamanan terakhir, hampir 100 meter menyusuri lorong ke dalam ruang sidang. Hakim Brian McCabe berada di ujung ruangan ketika pihak berwenang mengatakan Eaton berlari melambai senjata. Pada saat itu, deputi mulai menembak, membunuh Eaton. Tidak diketahui persis mengapa Eaton menyerbu gedung pengadilan, tetapi ia telah didorong mobilnya ke gedung pengadilan lebih dari satu tahun sebelumnya.

2. Reggio Emilia, Italia (2008)
Seorang pria Albania melepaskan tembakan di sebuah ruang sidang Italia, melukai mantan istrinya dan membunuh pamannya sebelum bunuh diri oleh polisi bersenjata. Tiga orang lainnya luka-luka dalam tembak-menembak selama sidang perceraian. Klirimi Fajzo berhasil menyelundupkan pistol melalui keamanan yang ketat saat ia dan istrinya Vyosa menghadiri sidang. Fajzo mulai berdebat hebat dengan kerabatnya sebelum menembak paman dan dia.

3. Las Pinas, Filipina (2007)
Roberto Tubale menembak istrinya, Lolita, dan pengacaranya, Rebecca Basa, saat mereka menunggu sidang untuk memulai. Kedua korban ditembak di kepala dan kemudian meninggal. Lolita telah mengajukan pembatalan. Dalam keributan berikutnya, Tubale berhasil lolos gedung pengadilan. Tidak jelas bagaimana Tubale bahkan mampu memasuki kompleks tanpa senjata terdeteksi oleh para penjaga keamanan. Ia ditangkap beberapa jam kemudian tanpa insiden.

4. Istanbul, Turki (2006)
"Allah adalah besar" pria bersenjata melepaskan tembakan pada hakim di tertinggi pengadilan administratif Turki menewaskan satu dan melukai empat setelah berteriak dan "Kita adalah duta Tuhan!" Kata polisi dan saksi penyerang adalah seorang pengacara yang marah atas keputusan lebih lanjut membatasi busana Muslim di Turki.

5. Seattle, Washington (2005)
Manley Perry tidak mau membayar tunjangan anak, dan ketidakadilan tampak suatu sistem yang diburu dia untuk menyerahkan uang tunai dengan susah payah untuk mantan istrinya telah membuatnya marah dan terobsesi selama 15 tahun periode. Pada akhirnya, obsesinya ternyata apa punya dia terbunuh, dalam apa yang teman-temannya percaya adalah upaya terakhir untuk menarik perhatian menyebabkan nya.

Manley ditembak mati hari setelah Hari Ayah, oleh dua petugas polisi Seattle dalam serambi aman dari gedung pengadilan federal. Di satu sisi, ia mencengkeram sebuah granat fragmentasi dijinakkan. Manley, mengenakan kamuflase dan membawa tas ransel diikatkan di dadanya, masuk ke gedung pengadilan lama sebelum tengah hari dan mencoba inci sepanjang langkan kecil yang cincin refleksi indoor kolam dalam upaya nyata untuk menghindari detektor logam.

Eric Robertson, US Marshal untuk Distrik Barat Washington, mengatakan para petugas keamanan yang melihat dia sedang memegang Perang Dunia II-era granat tangan dan dihadapkan kepadanya. Petugas keamanan memanggil polisi dan menghabiskan lebih dari 20 menit berusaha untuk membujuk dia untuk menyerah. Ia menempatkan kertas ia tampaknya ingin hadir untuk hakim di lantai dan menggunakan kedua tangannya untuk cangkir granat ke tubuhnya. Polisi menembak dua kali setelah dia "membuat gerakan sembunyi dengan granat."

6. Atlanta, Georgia (2005) 
Setelah deputi sheriff 51 tahun perempuan tua itu, 5'2 "Cynthia Hall, dihapus borgol sehingga dia bisa berubah menjadi pakaian sipil dalam persiapan untuk penampilan pengadilan, terdakwa Brian Nichols menyerang deputi dan mengambil dia sisi lengan. Menurut sumber rumah sakit, deputi menderita lebam ke otaknya dan beberapa patah tulang di sekeliling wajahnya. Setelah serangan itu, kondisinya dilaporkan sebagai kritis, tapi ia selamat.

Nichols kemudian menyeberang ke bagian yang lebih tua dari gedung pengadilan melalui skybridge, di mana ia masuk kamar pribadi Hakim Rowland Barnes W.. Sementara di sana, ia bertemu dengan deputi lainnya, mengalahkan dia dan juga mengambil senjatanya. Nichols kemudian memasuki ruang sidang Barnes 'dari pintu belakang bangku hakim, di mana Barnes adalah memimpin gerakan dalam uji coba sipil, dan menembak dia di bagian belakang kepala. Nichols kemudian menembak Julie Brandau, reporter pengadilan, dan ketika ia melarikan diri dari gedung pengadilan dia menembak Sgt. Hoyt Teasley, Deputi mengejar.

Barnes dan reporter pengadilan meninggal di tempat kejadian dan deputi diucapkan DOA di Grady Memorial Hospital. Selama melarikan diri Nichols mencoba carjack setidaknya tiga kendaraan, berakhir di sebuah struktur parkir multi-level untuk daerah wisata Underground Atlanta. Dia pertama kali mengambil truk derek di bawah todongan senjata di luar ruang sidang. Kemudian ia dibajak Honda Accord dari Don O'Briant, seorang reporter untuk The Atlanta Journal-Constitution. pistol Nichols-dicambuk O'Briant dalam rangka untuk mendapatkan kontrol dari mobil. Nichols damai akhirnya menyerah kepada tim SWAT.

7. Jenin, Tepi Barat (2002)
Sebuah massa marah menyerbu ke dalam ruang sidang Palestina dan menembak mati tiga terdakwa yang baru saja dihukum dalam sidang pembunuhan. Orang-orang itu terpojok di toilet sebuah ruang sidang darurat di kota Tepi Barat Jenin, sementara polisi berusaha untuk menyembunyikannya. Para pria bersenjata kemudian menembakkan puluhan peluru di tiga pria dan menyeret tubuh mereka ke jalan. Para terdakwa telah dijatuhi hukuman karena pembunuhan seorang pejabat keamanan Palestina. Para terdakwa telah diberi hukuman penjara, bukan kematian, yang marah massa.
Read More >>